Sampah Menggunung di Pasar Inpres Larantuka

SENIN, 28 MARET 2016
Jurnalis: Ebed De Rosary / Editor: Fadhlan Armey / Sumber foto : Ebed De Rosary

LARANTUKA — Tumpukan sampah yang memenuhi areal pasar inpres Latanyuka di Pohon Bao, kabupaten Flores Timur,  membuat warga serta pedagang menjadi gerah, pasalnya kondisi ini selalu terjadi dan tidak ada solusi dari pemerintah untuk mengatasi.
Kambing yang berkeliaran mencari makan di tumpukan sampah di areal pasar Inpres Larantuka.
Yoseph Kein, Salah seorang warga, yang ditemui Cendana News di lokasi pasar, Senin (28/3/2016), mengatakan, tumpukan sampah semakin menggunung pada hari libur dan hari raya keagamaan, hal ini dikarenakan petugas sering terlambat mengangkut sampah 
“Kondisi pasar sudah tidak layak lagi dan diperparah dengan banyaknya kambing peliharaan warga kelurahan Eka Sapta yang dilepas bebas,” ujarnya
Jika tidak dilakukan penataan sebut Yoseph, seharusnya pasar Inpres Pohon Bao ini dipindah saja kalau memang tidak ada niat pemerintah daerah untuk menatanya. Kondisi los pasar juga semrawut dan banyak pedagang yang berjualan di badan jalan.
Hal senada juga disampaikan Merry Hokon dan Vero Hokon dua pedagang asal kecamatan Tanjung Bunga yang ditemui Cendana News berjualan persis di samping tumpukan sampah. Dikatakan Merry, tumpukan sampah sering terjadi dan sangat mengganggu mereka dalam berjualan.
“Ini mungkin sudah 3 hari tidak diangkat karena hari libur Paskah jadi sudah banyak dan bertebaran dimana-mana. Kambing sering datang cari makanan di tumpukan sampah ini,” terang Merry.
Ditambahkan Merry, dirinya bersama pedagang lain di dekat tumpukan sampah sangat terganggu karena bau, tapi mau bagaimana lagi. Hal ini sering terjadi, namun tidak ada perbaikan dari petugas yang bertugas mengangkut sampah.
“Kami mau pindah tempat berjualan juga tidak mungkin karena areal pasar sempit jadi terpaksa berjualan disamping tumpukan sampah di tanah yang merupakan badan jalan,” ungkap Merry.
Lihat juga...