Penerapan Empat Pilar MPR RI Bentengi Siswa dari Pengaruh Budaya Asing

SELASA, 8 MARET 2016
Jurnalis : Adista Pattisahusiwa / Editor : ME. Bijo Dirajo / Sumber Foto: Adista Pattisahusiwa

JAKARTA — Di era digital, media internet menjadi salah satu kebutuhan oleh berbagai kalangan, tidak terkecuali pelajar. Mulai dari mencari bahan pelajaran hingga bersosialisasi menggunakan media sosial.
Sosialisasi Empat Pilar MPR RI
Wakil Ketua MPR RI, Oesman Sapta menyebutkan, dengan bebasnya mengakses informasi terkadang juga berdampak buruk terhadap pertumbuhan pola pikir siswa. Terutama di dalam konten terdapat pengaruh maupun pintu masuk dari budaya asing.
“Kita harus bijak dan arif dalam menyikapi perkembangan teknologi, Efek atas teknologi harus disikapi dengan baik,”sebutnya dalam sosialisasi Empat Pilar MPR kepada ratusan siswa SMP dan SMA sekolah Labschool Rawamangun, Jakarta Timur, (8/3/2016).
Dijelaskan, dalam membentengi diri dari pengaruh dan budaya asing, siswa harus bisa memahami arti dan mengaplikasikan sedini mungkin apa yang terkandung di dalam Empat Pilar MPR RI yang meliputi Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.
“Pelajaran tentang Pancasila dan nasionalisme itu sangat penting dilakukan,” sebutnya.
Ia juga mengharapkan, sebagai generasi penerus bangsa, siswa labschool dapat menghindari dan membentengi diri dari Narkoba.
“Saya ingatkan, untuk adik adik semua, jangan sampai terlibat narkoba, dan kita semua di sini anti narkoba,” katanya.
Lihat juga...