MINGGU, 13 MARET 2016
Jurnalis: M. Fahrul / Editor: ME. Bijo Dirajo / Sumber foto: M. Fahrul
SUMENEP — Kasur yang beranekaragam, mulai dari berbahan dasar kapas dan lainnya menjadi pilihan untuk alas tidur. Namun sangat berbeda dengan kebiasaan warga Dusun Pesisir, Desa Leggung Timur, Kecamatan Batang-Batang, Sumenep, Jawa Timur yang hingga saat ini mayoritas penduduk memilih menggunakan kasur pasir.
![]() |
| Warga sedang beraktifitas diatas kasur pasir |
Kebiasaan unik yang serba melakukan aktifitas di pasir memang sejak zaman terdahulu, namun meski dengan kemajuan zaman di era sekarang mereka tetap saja menggunakan kebiasaan peninggalan nenek moyangnya, sehingga di desa tersebut mendapat julukan Kampung Kasur Pasir.
“Sejak dulu masyarakat daerah ini sudah terbiasa menggunakan kasur pasir, karena kasur biasa pada umumnya disini jarang ditempati, sehingga hanya dijadikan pajangan saja,” kata Miftahul Ulum (23) salah satu warga Desa Legung Timur, Kecamatan Batang-Batang, Minggu (13/3/2016).
Disebutkan, kebiasaan unik tidur di kasur pasir merupakan peninggalan nenek moyang yang memang perlu dilestarikan, agar tidak punah. Aktifitas yang sering dilakukan diatas pasir juga dirasa sangat nyaman, sehingga masyarakat tidak terpengaruh dengan era perkembangan zaman yang mudah mengkikis tradisi peninggalan para nenek moyang terdahulu.
“Kalau disini setiap rumah pasti ada kasur pasir, kalau ranjang hanya di jadikan perhiasan, sebab masyarakat merasa kurang nyaman apabila tidur diatas kasur seperti yang digunakan orang pada umumnya,” jelasnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, masyarakat juga menyakini apabila orang yang sering tidur diatas pasir tidak mudah terserang penyakit, sehingga meski sebagian orang menilai pasir kotor, namun bagi warga setempat sangat banyak memiliki manfaat, makanya kasur pasir tersebut hingga saat ini masih tetap digunakan.
“Bahkan kalau tidur diatas kasur pasir diyakini menurunkan penyakit darah tinggi, dan juga dapat menyembuhkan kesemutan maupun reumatik, jadi bagi kesehatan lebih bagus dibanding tidur diatas kasur biasanya,” paparnya.
Meskipun banyak rumah masyarakat yang sudah mulai modern, mereka tetap menyisakan satu ruangan untuk dijadikan kasur pasir, agar mereka tetap bisa melakukan aktifitas diatas pasir seperti zaman tempo dulu.
“Masih banyak juga halaman yang diberi pasir, supaya mereka dapat beraktifitas diatas pasir,” ujarnya.

Sedangkan pasir yang digunakan sebagai kasur bukanlah pasir sembarangan, tetapi pasir putih yang memang sudah benar-benar bersih, sehingga ketika mereka sedang tidur tidak merasa gatal.