KSAL Harapkan Bedah Desa Pesisir Beri Dampak Positif pada Masyarakat

RABU, 29 MARET 2016
Jurnalis : Henk Widi / Editor : ME. Bijo Dirajo/ Sumber Foto: Henk Widi 

LAMPUNG — Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Ade Supandi menyebutkan, kegiatan bedah desa pesisir yang dilakukan kedua kalinya oleh TNI Angkatan Laut tersebut diharapkan mampu memberi dampak positif bagi masyarakat.
KSAL Laksamana Ade Supandi,Gubernur Lampung M.Ridho Ficardho,Menteri Sosial RI Khofifah Indar Parawansa saat hadir dalam Bedah Desa Pesisir di Desa Merak Belantung Kalianda Lampung Selatan

“Bedah desa pesisir merupakan rencana kegiatan Dinas Potensi Maritim tahun 2016 yang dilakukan untuk desa pesisir di wilayah Lampung dan diharapkan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat ,”ungkap KSAL Laksamana Ade Supandi saat hadir dalam Bedah Desa Pesisir di Desa Merak Belantung Kalianda Lampung Selatan, Lampung Selatan, Rabu (31/3/2016).

Disebutkan, kegiatan tersebut juga memiliki tujuan untuk mensukseskan program pemerintah dalam percepatan pembangunan di daerah pesisir dengan meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, pembinaan generasi muda dan peduli lingkungan.
Kegiatan komunikasi sosial yang dilakukan dalam kegiatan bedah desa pesisir II tersebut akan dilaksanakan beberapa penyuluhan antara lain, hukum dan bahaya Narkoba, pendidikan, kesehatan, peran dan tugas TNI AL, bela negara, mitigasi bencana dan kewirausahaan.
Sebagai sarana pembinaan generasi muda dalam kegiatan tersebut juga dilakukan perkemahan Pramuka Saka Bahari, Olahraga Perairan, pemutaran film serta pentas seni dan budaya.
KSAL mengungkapkan, sasaran fisik yang dilakukan adalah pembangunan fisik dan pembangunan sarana belajar mengajar dan bakti kesehatan.
“Kegiatan tersebut sangat membantu bagi masyarakat dan akan terus dilakukan dan direncanakan tahap ketiga akan dilakukan di wilayah Indonesia Timur,” ungkapnya.
Adapun sasaran fisik yang dilaksanakan pada Bedah Desa Pesisir diantaranya: renovasi 91 unit rumah nelayan, renovasi 2 unit Mushola, normalisasi saluran air sepanjang 350 meter, pembuatan 1 unit sumur bor, penambahan 1 unit sumur bor, dan beberapa kegiatan lain.
Selain kegiatan tersebut juga dilakukan kegiatan bhakti kesehatan, diantaranya pengobatan umum sebanyak 500 orang, operasi katarak sebanyak 200 orang, pengobatan gigi sebanyak 250 orang, sunatan massal sebanyak 50 orang, penyerahan bahan sembako sebanyak 250 orang.
Selain itu juga dilakukan pembinaan terhadap 300 peserta dari Kwarda Lampung, Kwarda Bangka Belitung, Kwarda Jawa Barat, Kwarda Banten dan Kwarda Sumatera Selatan.

Sementara itu terkait kegiatan bedah Desa Pesisir II Gubernur Lampung Ridho Ficardo  mengaku Lampung masuk provinsi termiskin ketiga di Indonesia dan mulai turun menjadi urutan keempat.
“Kita akui kemiskinan masih menjadi masalah bagi semua daerah dan melalui berbagai kegiatan kita usahakan untuk mengentaskan kemiskinan,”ungkap Ridho Ficardo.
Ridho mengakui kemiskinan di desa-desa pesisir masih terjadi karena pola pembangunan Indonesia masih terfokus di daratan.
Ia mengaku di Provinsi Lampung terdapat sebanyak 2500 desa yang sebagian ada di wilayah pesisir yang memiliki panjang 1100 kilometer garis pantai Lampung dan diantaranya berada di wilayah pesisir Timur Lampung, Teluk Semaka, Teluk Lampung dan Selat Sunda selain itu memiliki wilayah pesisir dan lebih dari 100 pulau.
Selain kegiatan pembangunan fisik Ridho Ficardo juga menyambut positif kegiatan TNI AL dan beberapa lembaga sosial tersebut dengan melakukan kegiatan lain.
Pantauan Cendana News, kegiatan bertaraf nasional ini melibatkan lebih dari 1.100 personil terdiri dari Dispotmar, Lanal Lampung, Brigif 3 Marinir, serta instansi lain.
Dihadiri ribuan masyarakat penyerahan secara simbolis beberapa pembangunan dan renovasi rumah diserahkan oleh KSAL TNI Laksamana Ade Supandi serta Menteri Sosial RI, Khofifah Indar Parawansa serta pemberian bantuan secara simbolis lain.
Lihat juga...