SABTU, 26 MARET 2016
Jurnalis : Koko Triarko / Editor : Fadhlan Armey / Sumber Foto: Koko Triarko
YOGYAKARTA — Hari kedua perhelatan Jogja Air Show (JAS) yang digelar di Pantai Depok, Bantul, Yogyakarta, kali ini diwarnai dengan insiden jatuhnya penerjun di Laut Selatan, Sabtu (26/3/2016).
Peserta lomba terjun asal Yogyakarta, Wika Milati Mulaningtyas (24), saat melakukan penerjunan diduga terbawa angin ke arah laut dan jauh dari titik pendaratan. Meski berbagai upaya penyelamatan telah dilakukan, namun penerjun muda tersebut tak tertolong.
![]() |
| Kiri – Mayor Sus Giyanto, Kepala Penerangan dan Perpustakaan Lanud Adisucipto -koko |
Kepala Penerangan dan Perpustakaan Landasan Udara Adisucipto, Mayor Sus Giyanto, ditemui di RS Harjolukito, Sabtu (26/3/2016) memastikan kabar insiden jatuhnya seorang penerjun dalam even JAS 2016 di Pantai Depok, Bantul, Yogyakarta.
Sus menjelaskan, insiden tersebut terjadi pada pukul 08.15 wib. Saat kejadian, korban hendak melakukan terjun pada sorti pertama dari tiga sorti yang harus dilakukannya.
Namun, ketika hendak melakukan pendaratan kurang lebih 100 meter menjelang pendaratan, korban memutar melawan arah angin yang sebelumnya dari arah tenggara menuju barat laut dari bibir pantai kurang lebih 75 Meter, korban terlihat terjun ke laut sekitar 200 meter dari titik sasaran atau drop zone.
“Tim Sar segera melakukan pertolongan dan melarikan korban ke Rumah Sakut Rahma Husada. Namun, korban sudah tidak terlolong. Jenazah kemudian dibawa ke RS Harjolukito,” jelas Sus.
Hingga kini, jenazah penerjun asal Yogyakarta tersebut masih berada di RS Harjolukito dan menunggu persiapan pemakaman. (koko)