Empat Rumah di Yogyakarta Ambrol Diterjang Banjir Bandang

MINGGU, 13 MARET 2016
Jurnalis : Koko Triarko / Editor : ME. Bijo Dirajo / Sumber Foto: Koko Triarko 

YOGYAKARTA — Hujan yang terjadi sejak siang hingga petang hari kemarin di kawasan utara Kabupaten Sleman  mengakibatkan banjir bandang di aliran Sungai Winongo. Dua rumah di pedukuhan Kragilan, Mlati, Sleman dilaporkan hanyut, dan empat rumah di Kampung Bener, Tegalrejo, Yogyakarta, jebol. Sementara empat desa di wilayah Kabupaten Sleman dan Kota Yogyakarta tegenang banjir.
Rumah warga yang jebol diterjang banjir bandang
Salah satu warga Bener yang rumahnya jebol, Yanto menuturkan, banjir yang terjadi Sabtu petang sekitar pukul 19.00 WIB, begitu cepat terjadi. Luapan Sungai Winongo yang persis berada di depan rumahnya, dalam hitungan menit meluber dan melabrak tembok sehingga jebol. Selain rumah milik Yanto, tiga rumah lainnya yakni milik, Wartinah, Sutejo dan Fajar mengalami nasib yang sama dan semua peralatan rumah tangga hanyut. 
“Lemari berisi pakaian ikut hanyut. Tidak ada yang sempat diselamatkan”, ujar Yanto.
Yanto mengaku bingung mau mengungsi ke mana. Meski saat ini bernaung di Komplek Sekolah Dasar Karangrejo, namun, ia khawatir Senin besok ketika anak-anak sekolah sudah mulai masuk, ia tidak bisa lagi menempati sekolah itu. 
Tim SAR melakukan pembersihan rumah yang digenangi lumpur
Akibat dari banjir tersebut, Yanto dan puluhan warga lainnya tak bisa bekerja sehingga sangat mengharapkan bantuan logistik yang sejak semalam belum diperoleh. Warga bantaran Sungai Winongo di Kampung Bener, sebagian besar bekerja sebagai pemulung, pengasong, tukang bangunan dan kuli.
Pembersihan Sungai Winongo
Banjir yang merendam Kampung Bener terjadi di wilayah RW 04. Ketinggian banjir mencapai 1,5 meter, sementara itu rumah lainnya yang relatif tinggi, 50 Centimeter. Banjir bandang membawa lumpur ke dalam rumah. Demikian dikatakan Untari, Ketua RT 14, Kampung setempat. 
Untari menjelaskan, saat ini tercatat ada 50-an rumah yang terendam banjir. Pihaknya berkoordinasi dengan dinas dan pihak terkait untuk keperluan bantuan logistik dan baju ganti yang sangat diharapkan warganya.
Sementara itu, upaya pembersihan akibat banjir pagi ini juga dilakukan oleh personil TNI AD dari Koramil 02/Tegalrejo Kodim 0734 Yogyakarta. 
Ditemui di lokasi banjir, Danramil 02/Tegalrejo, Mayor Arhanud Heru Bowo Tamtomo menjelaskan, sejak terjadi banjir tadi malam pihaknya langsung melakukan evakuasi warga ke tempat yang lebih aman. Sebanyak 13 personil saat ini juga telah diterjunkan untuk membantu warga melakukan pembersihan.
Danramil 02/Tegalrejo Mayor Heru Bowo Tamtomo
Menurutnya, sementara ini dilaporkan dua rumah hanyut dan empat rumah semi permanen jebol di bagian dindingnya. 
“Kami saat ini juga sedang berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk segera memenuhi kebutuhan logistik yang sangat dibutuhkan warga”, pungkasnya. 
Lihat juga...