KAMIS, 10 MARET 2016
Jurnalis: Ebed De Rosary / Editor: ME. Bijo Dirajo / Sumber foto : Ebed De Rosary
MAUMERE — Dinas Kesehatan kabupaten Sikka melaksanakan Pekan Imunisasi Polio sesuai jadwal yang ditentukan secara nasional dari tanggal 8 hingga 15 Maret 2016. Untuk kabupaten Sikka isiapkan Pos PIN sebanyak 626 dengan sasaran anak yang akan di imunisasi sebanyak 26.760 bayi.
![]() |
| Bupati Sikka, Drs.Yoseph Ansar Rera menggendong bayi yang akan diberikan Imunisasi Polio oleh Kadis Kesehatan Sikka. |
Hal ini disampaikan Kepala dinas Kesehatan kabupaten Sikka, dr.Bernadina Sada Nenu saat ditemui Cendana News, Kamis (10/3/2016).
Disebutkan, semua anak usia 0 sampai 59 bulan tanpa memandang status akan dilakukan imunisasi.
“Tujuan imunisasi ini untuk memberi perlindungan secara optimal dan merata pada bayi kelompok umur 0 hingga 59 bulan terhadap kemungkinan munculnya kasus Polio liar,” ujarnya.
Dikatakan Bernadina, pihaknya akan bekerja sama dengan para kepala desa, lurah, serta camat untuk mengontrol agar semua bayi dalam rentang umur tersebut harus mendapat imunisasi Polio.
“Jika bayi balita belum dibawa ke Pos Pelayanan Polio terdekat, kami akan melakukan sweping untuk memberikan vaksin kepada bayi balita yang belum menerimanya” jelas Bernadina.
![]() |
| Bupati Sikka, Drs.Yoseph Ansar Rera saat pencanangan PIN Polio tingkat kabupaten Sikka. |
Bupati Sikka, Yoseph Ansar Rera dalam pencanangan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio Tingkat Kabupaten Sikka tahun 2016 bertempat di halaman kantor kelurahan Nangalimang kecamatan Alok kabupaten Sikka Selasa (8/3/2016) siang mengatakan, penyakit polio merupakan penyakit menular yang menyerang sistim syaraf dan dapat menyebapkan kecatatan tetap dan menimbulkan kematian.
“Sampai sekarang belum ditemukan obat untuk mengatasi penyakit tersebut. Tindakan yang paling evektif agar tidak terkena penyakit polio adalah dengan memberikan imunisasi pada bayi dan balita,” ungkap Ansar.
Menurur Ansar pecanangan pekan imunisasi polio merupakan sala satu strategi menuju tercapainya eradikasi polio atau menghilangkan penyakit polio di dunia pada akir 2020.
PIN Polio merupakan pemberian imunisasi tambahan polio kepada kelompok anak usia 0 sampai 59 bulan tanpa memandang status imunisasi sebelumnya dan dilaksankan serentak seluruh Indonesia.
Kepada pimpinan SKPD, para Camat, Lurah dan seluruh PNS di kabupaten Sikka, bupati Ansar menginstruksikan agar mendukung pelaksanaan PIN Polio dengan menggerakan masyarakat agar membawa bayi dan balita 0 sampai 59 bulan ke pos PIN untuk mendapatkan imunisasi polio.
