JUMAT, 26 FEBRUARI 2016
Jurnalis : Bobby Andalan / Editor : ME. Bijo Dirajo / Sumber Foto: Bobby Andalan
BALI — Menyambut HUT Kota Denpasar ke 228 yang jatuh pada tanggal 27 Februari, beberapa hal mendasar masih menjadi perhatian pemerintah, salah satunya sampah. beberapa program dilaksanakan, salah satunya pencanangan Gerakan Densel Bersih di Kecamatan Denpasar Selatan yang diluncurkan di Pantai Mertasari Sanur, Jumat (26/02)
![]() |
| Walikota menyerahkan penghargaan lomba kebersihan Desa/Kelurahan dilingkungan Kecamatan Denpasar Selatan |
Walikota Denpasar, Rai Mantra menyebutkan, Gerakan Densel Bersih merupakan langkah untuk memerangi sampah berbasis lingkungan. Mewujudkannya perlu ada sinergitas antara masyarakat, Kades/Lurah, Bendesa Pakraman, LPM, dan Karang Taruna. Kegiatan yang bisa dilaksanakan, yakni, kerja bakti serentak di lingkungan masing-masing.
“Gerakan Densel Bersih dapat berjalan dengan baik, dengan harapan dapat diadopsi oleh kecamatan lainnya, niscaya masalah sampah dapat diatasi di Kota Denpasar”, katanya usai menyerahkan penghargaan lomba kebersihan Desa/Kelurahan dilingkungan Kecamatan Denpasar Selatan, Jumat.
Dijelaskan, melalui Gerakan Densel Bersih ini diharapkan agar masyarakat lebih peduli lingkungan. Selain itu masyarakat juga diajak untuk ikut menangkap para pelaku pembuang sampah sembarangan sehingga menimbulkan efek jera seperti tertuang dalam Peraturan Daerah dengan ancaman denda 5 juta atau hukuman paling lama 3 tahun penjara.
“Bagi yang berhasil menangkap pelaku pembuang sampah sembarangan akan diberi hadiah,”sebutnya.

Sementara itu, Camat Denpasar Selatan, AA Gde Risnawan mengatakan, pelaksanaan Gerakan Densel Bersih salah satu upaya untuk mempertahankan Tropi Adipura Kota Denpasar serta melaksanakan sapta pesona pariwisata.
“ Kami berkomitmen memberantas masalah sampah sampai tuntas, dengan dicanangkan gerakan ini akan terus dilanjutkan dan ditingkatkan dengan melaksanakan bersih-bersih bersama setiap Jumat,” katanya.