MINGGU, 14 FEBRUARI 2016
Jurnalis : Bobby Andalan / Editor : ME. Bijo Dirajo / Sumber Foto: Bobby Andalan
BALI — Wakil Gubernur Bali, I Ketut Sudikerta menyebutkan, Pemerintah Provinsi Bali menyambut baik kompetisi Sekolah Sepak Bola (SSB) tingkat nasional. Selain mencari bibit, diharapkan dapat menjadi penyemangat ditengah kelesuan olahraga “kulit bundar” di Indonesia.
![]() |
| Wagu Bali bersama panitia kompetisi SSB tingkat Nasional |
“Kami mendukung sepenuhnya penyelenggaraan kompetisi SSB untuk di Bali. Kami berharap di tengah kelesuan sepak bola di Indonesia saat ini, semangat untuk mencari bibit baru, semangat untuk berkompetisi harus tetap terjaga dan bisa mempersatukan Indonesia ini,” kata Sudikerta saat menerima audiensi dengan panitia di kediamannya, Minggu (14/2/2016).
Sudikerta meminta kepada panitia nasional untuk berkoordinasi dengan beberapa pihak terkait seperti KONI, PSSI, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga karena ada usia sekolah yang terlibat di sana.
Ia mengharapkan, kompetisi SSB harus mengedepankan sportifitas sehingga terlahir pesepakbola Indonesia yang berkualitas, andal. Hindari berbagai kepentingan lain selain memajukan sepakbola Indonesia.
Ketua Panitia Nasional Kompetisi SSB, Willy Eko Pranika menjelaskan, Kompetisi SSB akan dimulai di 5 kota di Indonesia yakni Denpasar, Jakarta, Surabaya, Malang, Bandung dan Makasar. Tujuannya untuk mencari bibit-bibit pemain baru Indonesia. Yang menang di masing-masing zona ini akan bertarung di tingkat nasional.
“Kompetisi ini khusus untuk usia di bawah 12 tahun. Kita akan melakukan screening ketat agar tidak terjadi rekayasa usia dan sebagainya. Bahkan kita berencana untuk melakukan pemeriksaan tulang untuk mengetahui dengan pasti bahwa pemain itu benar-benar di bawah 12 tahun,” ujarnya.
Menurutnya, sportivitas harus ditanam sejak usia dini dan jangan sampai terjadi manipulasi. Ia berjanji dalam waktu dekat ini akan berkoordinasi dengan KONI Bali, Dinas Pendidikan dan instansi lainnya. Pihaknya akan mengajukan izin resmi kepada pihak kepolisian.
Panitia nasional terdiri dari para supporter sepakbola Indonesia. Ketua Willy Eko Pranika (Supporter Malang/Aremania), Sekretaris Fahru Rachman (Supporter Persija Jakarta/The Jakmania), Wakil Ketua Wawan Wahab (supporter PSM Makassar) dan Hendri Pristiawan (suppoter Persija Jakarta/The Jakmania)