Hujan Tak Kunjung Turun, Krisis Air Bersih Ancam Balikpapan

MINGGU, 14 FEBRUARI 2016
Jurnalis : Ferry Cahyanti/ Editor : ME. Bijo Dirajo / Sumber Foto: Ferry Cahyanti

BALIKPAPAN — Berbagai alternatif upaya menghadapi krisis air bersih tengah dilakukan Pemerintah Kota Balikpapan. Menyusul hujan yang tak kunjung datang selama lebih dari dua bulan terakhir di kawasan waduk Manggar.
Waduk Manggar 
Wali kota Balikpapan, Rizal Effendi mengatakan, sejumlah alternatif menghadapi krisis air bersih yang mulai melanda kota ini tengah dipersiapkan. Diantaranya dengan penggiliran air akan kembali akan terjadi seperti tahun 2014 lalu dan memanfaatkan air di bendali atau bozem unk air baku.
“Masyarakat diminta bersabar dengan kondisi ini apabila penggiliran air dilakukan. Hal itu dilakukan agar warga Balikpapan memperoleh air bersih secara merata,” terangnya Minggu (14/2/2016).
Rizal mengatakan kondisi air waduk Manggar terus menurun dan kondisi ini sudah harus diantisipasi sejak jauh hari. Saat ini ketinggian air Waduk Manggar hanya mencapai 5,2 meter. Level ini hanya mampu bertahan dua minggu ke depan. 
Ia mengakui, pengadaan air bersih untuk masyarakat kini masih dalam pekerjaan rumah yang tengah dilakukan. 
“Pengadaan air bersih memang jadi persoalan dan diupayakan persoalan ini selesai tiga tahun mendatang,” ujarnya.
Selain itu, pihaknya juga meminta masyarakat diminta untuk menggelar doa dan shalat turun hujan agar krisis air bersih tidak terjadi.
Lihat juga...