CATATAN JURNALIS — Hari ini, Senin (8/2/2016) umat Tri Dharma merayakan tahun baru Imlek 2567. Selain bersembahyang bersama di tengah malam tepat pergantian tahun, berbagai tradisi untuk memeriahkan tahun baru Imlek juga digelar. Salah satunya yang sudah populer dan menjadi ikon utama adalah pergelaran Naga-Barongsai atau Liong-Samsie.

Kini, seiring dengan berkembangnya zaman, Imlek di Yogyakarta menjadi paristiwa budaya. Festival naga dalam Pekan Budaya Tionghoa menjadi daya tarik luar biasa, yang dimainkan oleh puluhan grup dari DI Yogyakarta dan Jawa Tengah. Namun demikian, kendati telah sedemikian populer pertunjukan Naga-Barongsai atau Liong-Samsie, tak banyak orang mengetahui asal-usulnya.
Dalam tradisi Tiongkok, Samsie yang berarti Singa adalah binatang jahat yang telah ditaklukkan oleh para Dewa. Sifatnya yang kagetan atau penuh curiga, membuat gerakan Samsie dalam tarian selalu menghentak.