Kemarau, Produksi Padi di Balikpapan Turun 40 Persen

SELASA, 23 FEBRUARI 2016
Jurnalis : Ferry Cahyanti/ Editor : ME. Bijo Dirajo / Sumber Foto: Ferry Cahyanti

BALIKPAPAN — Sepanjang tahun 2015 lalu Petani padi di Balikpapan hanya mampu menghasilkan 525 ton gabah. Apabila dibandingkan dengan tahun sebelumnya produksi padi yang dihasilkan mencapai 807 ton gabah atau turun 40 persen.
Kepala Dinas Pertanian, Kelautan dan Perikanan Kota Balikpapan, Yosmianto
Kepala Dinas Pertanian, Kelautan dan Perikanan kota Balikpapan, Yosmianto mengatakan, turunnya produksi padi tahun 2015 itu karena curah hujan rendah sekali sehingga banyak lahan yang kekeringan.
“Dari 150 hektare yang harusnya masa tanam padi, sebagian besar tak dapat ditanam karena kekeringan,” tandasnya saat ditemui Selasa, (23/2/2016).
Tidak hanya itu lanjut Yosmianto, diawal tahun 2016 ini, hanya 10 hektar lahan yang bisa ditanam dari target tanam seluas 150 hektar sesuai dengan rencana Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.
Yos menambahkan perkiraan BMKG pada bulan Maret mendatang hujan akan datang sehingga petani akan melanjutkan tanam padinya. Dan lahan yang sudah siap lebih dari 100 hektare.
Lihat juga...