BALI—Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengundang kepada pemilik modal untuk menanamkan investasinya di sektor energi di Indonesia. Hal itu disampaikan oleh Wapres JK saat menyampaikan pidato pembukaan Bali Clean Energi Forum di Nusa Dua, Bali. “Saya ingin menyampaikan penghargaan dan mengundang kepada para pengusaha yang ingin bekerja di sini,” ungkap JK di Nusa Dua.
![]() |
| Bali Clean Energy Forum (BCEF) 2016 yang dilangsungkan di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC) |
Menurutnya, hal tersebut merupakan program besar yang harus dilaksanakan bersama-sama untuk kepentingan bersama. JK melanjutkan, dibutuhkan investasi yang sangat besar untuk hal tersebut.
Ia menjamin segala hal yang berkaitan dengan prosedur dan proses birokrasi akan dimudahkan. “Pemerintah menjanjikan mempermudah prosedur dan birokrasi untuk ini. Dan, gubernur yang hadir di sini tentu telah memahami aturan yang lebih dipermudah, sehingga membuka kesempatan kepada kita untuk maju secara bersama-sama,” janji JK.
“Dan itulah dengan berbagai kebijakan untuk anak cucu kita di masa mendatang juga melahirkan suatu efisiensi-efisiensi yang baik. Dibutuhkan inovasi untuk efisiensi yang baik,” tambahnya.
Pada saat yang sama, JK juga mengajak kepada negara-negara di dunia untuk bekerjasama di bidang teknologi. Ia menilai masa lalu sebuah negara dalam hal energi kini bukan hanya menjadi masalah negara tersebut, tetapi telah menjadi masalah dunia yang mesti diperhatikan bersama-sama. “Kita juga pasti punya kemampuan yang harus dijaga, hutan yang harus kita semua bekerja bersama-sama memperbaiki hutan ini dan hutan sebagai sumber enviroment yang baik untuk mengubah dunia ini menurunkan emisinya juga sangat penting untuk sumber tenaga baik itu airnya, gasnya,” kata Wapres. (Baca: Jusuf Kalla : Tidak Ada yang Mampu Melepaskan Diri dari Kebutuhan Energi ).