MINGGU, 21 FEBRUARI 2016
Jurnalis: M. Fahrul / Editor: ME. Bijo Dirajo / Sumber foto: M. Fahrul
SUMENEP — Petani di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur mengeluhkan rendahnya harga jual rumput laut yang saat ini Rp. 7500 per Kg. Keuntungan sangat sedikit jika dinilai dari tenaga, pembelian bibit Rp. 3000 per Kg ditambah dengan biaya perawatan.
![]() |
| Petani rumput laut |
“Biaya modal yang dikeluarkan sangat besar, sedangkan hasil yang diperoleh sedikit,” jelas Mashuri (47) salah seorang petani rumput laut Desa Aeng Deke, Kecamatan Bluto, Minggu (21/2/2016).
Selain keuntungan yang sedikit, keterbatasan alat dan keterampilan dalam mengelola rumput laut menjadi kendala bagi para petani untuk meningkatkan daya saing, sehingga mereka menjual ala kadarnya tanpa olahan seperti daerah lain.
Disebutkan, jika produk yang sudah diolah kemungkinan akan meningkatkan pangsa pasar produk itu sendiri dan para petani akan mampu mendapatkan hasil melimpah.

Ia berharap, pemerintah setempat dapat memberikan perhatian serius, mencarikan solusi agar petani tidak selalu mengalami kerugian.
“Jika dibiarkan, petani tidak akan pernah mendapatkan keuntungan yang memuaskan,”sebutnya.