Melihat Pembangunan Waduk Raksasa di Aceh

SENIN, 25 JANUARI 2016
Jurnalis: Zulfikar Husein / Editor: Gani Khair / Sumber foto: Zulfikar Husein
ACEH—Awal Maret tahun 2015 lalu, Presiden Joko Widodo meresmikan proyek pembangunan waduk raksasa bernilai Rp.1,7 miliar di Desa Blang Pante, Kecamatan Paya Bakong, Aceh Utara. Waduk seluas 9.420 hektar tersebut akan menjadi salah satu waduk terbesar di Pulau Sumatera.



Pembangunan waduk tersebut bertujuan untuk penampungan khusus banjir sebesar 30,50 juta meter kubik. Selain itu, juga berfungsi untuk penyediaan air irigasi seluas 9.420 hektar, air baku dengan kapasitas 500 liter per detik, dan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) dengan kapasitas 6,34 megawatt.
Salah seorang pekerja di waduk tersebut, Rajuli, mengatakan pembangunan waduk yang diberi nama Bendungan Keureuto tersebut masih terus dalam pengerjaan. Waduk itu, kata Rajuli nantinya juga berfungsi sebagai kawasan konservasi untuk wilayah Kabupaten Aceh Utara.
“Sejauh ini masih terus dikerjakan. Kendala selama ini jika terjadi hujan lebat, di lokasi waduk kalau hujannya terlalu lebat bisa becek sehingga kita tidak bisa kerja secara maksimal,” ujar Rajuli, Senin, (25/1/2016).

Sementara itu, bagi warga sekitar, pembangunan bendungan Keureuto tersebut dinilai sangat bermanfaat. Selain dapat mencegah banjir yang kerap terjadi di sejumlah kecamatan di Aceh Utara, bendungan juga bisa dimanfaatkan sebagai irigasi warga.
“Kami berharap banyak dari waduk Keureuto, selama ini kami bertani menunggu musim hujan, kalau waduk sudah selesai nantinya bisa mengaliri air melalui irigasi ke sawah-sawah di kecamatan kami,” ujar Amrizal, warga Pirak Timur, Aceh Utara yang juga dekat dengan kawasan bendungan.
Pembangunan waduk dengan dana Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) tersebut ditargetkan selesai dalam jangka waktu selama 4 tahun. “Kami berharap pembangunannya selesai seperti target, dan berharap waduk ini nantinya benar-benar berfungsi seperti apa yang dibilang Jokowi waktu meresmikan waduk ini dulu,” kata Amrizal.
Lihat juga...