Inflasi Balikpapan Tertinggi di Kalimantan


BALIKPAPAN—Inflasi pada bulan Oktober 2015, kota Balikpapan menduduki peringkat tertinggi pada pembentukan di kota dan Kabupaten di Kalimantan. Andil terbesar pada inflasi bulan Oktober 2015 itu salah satunya kelompok transport, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,55%.
Kepala Badan Pusat Statistik Kota Balikpapan Nur Wahid menyebutkan kelompok kelompok bahan makanan dengan andil sebesar 0,31% dan kenaikan indeks harga sebesar 1,45%.
“Komoditas yang menyumbang inflasi pada kelompok ini adalah sayuran hijau seperti bayam, kangkung, dan sawi hijau, serta beras, apel, dan bawang merah. Sementara komoditas yang justru mengalami deflasi adalah cabai rawit, ayam ras, dan lainnya,” katanya saat ditemui diruang kerjanya, Senin (2/11/2015).
Selain itu lanjut Nur Wahid, kelompok lain yang juga menyumbang andil pada inflasi Oktober adalah kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau dengan kenaikan indeks harga sebesar 0,47% dan andil terhadap inflasi sebesar 0,08%.
Dan diperkirakan pada bulan November kelompok bahan makanan dapat mengalami kenaikan indeks harga, mengingat Kota Balikpapan diperkirakan akan memasuki musim hujan pada bulan ini. Menurutnya pendistribusian pasokan dari luar daerah rentan terganggu selama musim hujan.
Tidak hanya itu, komoditas sayuran hijau yang dipasok dari petani lokal pun rentan mengalami kelangkaan apabila curah hujan terlalu deras. Selain itu, bahan bangunan juga diprediksikan akan mengalami kenaikan indeks harga pada bulan ini.
“Biasanya pada bulan-bulan seperti sekarang ini bahan bangunan akan naik karena konsumen berebut membeli untuk menyelesaikan proyek pembangunan,” sambung Nur.
Sementara itu, inflasi tahun kalender kota Balikpapan sebesar 6,03% serta inflasi year on year sebesar 9,60%.
Adapun Peringkat inflasi tertinggi kedua adalah Kabupaten Tanjung dengan tingkat inflasi sebesar 0,70% dan diikuti oleh Kota Palangkaraya dengan tingkat inflasi sebesar 0,55%. 
JURNALIS : FERRY CAHYANTI

Jurnalis Cendana News wilayah Balikpapan, gabung dengan Cendana News sejak awal tahun 2015. Sebelum bergabung dengan Cendana News, menjadi jurnalis di beberapa media online dan cetak lokal. 
Akun twitter @fer_rry
Lihat juga...