![]() |
| Salah satu kegiatan dalam HUT ke 440 Kota Ambon [ilustrasi] |
AMBON — Program Mangente (Bersua/Jumpa) yang digelar saat perayaan HUT Ke-440 Kota Ambon menghabiskan dana lebih kurang Rp.7Miliar. Penggunaan anggaran yang dinilai besar tersebut menuai kritikan dari Direktur Mollucas Institute (MI).
Direktur MI, Asman Poipessy kepada Cendana News di Ambon, Sabtu (12/09/2015) menyebutkan program Mangente yang dimotori Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy dinilainya hanya menguras APBD Kota Ambon. Pasalnya, anggaran untuk Mangete Ambon itu sendiri menghabiskan APBD Kota Ambon sebesar Rp 7 miliar.
“Padahal program Mangente Ambon kan hanya jalan-jalan keliling Indonesia,” sindirnya.
Menurut Asman, kegiatan Mangente Ambon itu tidak memiliki esensi atau dampak positif terhadap pembangunan kota bertajuk manise itu bersama masyarakatnya.
![]() |
| Asman Poipessy |
Alasannya, out put dari kegiatan Mangente Ambon itu sendiri tidak berdampak positif terhadap pembangunan kota Ambon. Karena kondisi sebagian masyarakat Kota Ambon masih hidup dalam suasan miskin.
“Wali Kota Ambon harus menjelaskan kegiatan Mangente Ambon itu out putnya apa? Bagi saya, kegiatan ini hanya mubazir karena ceremonial belaka. Mendingan anggaran 7 milar itu diperuntukan untuk pengembangan mutu pendidikan atau pemberdayaan masyarakat,” tandasnya.
Selain itu, Asman menilai, kegiatan Mangente Ambon hanya hura-hura. Pasalnya, Pemkot dalam hal ini sebagai pelaksana kegiatan dimaksud rata-rata mengunjungi daerah-daerah yang ada di Indonesia tanpa visi jelas.
“Keliling Indonesia terus hamburkan anggaran hingga Rp 7 Miliar untuk bertamasya. Padahal anggaran sebesar itu masih sangat dibutuhkan untuk pembangunan sektor pendidikan, atau membantu para orang tua jompo dan fakir miskin di Kota Ambon yang masih terlihat ramai di pusat kota Ambon,” cetusnya.
Dia mengharapkan, DPRD Kota untuk tidak mengesahkan APBND tanpa dilandasi dengan program yang jelas.
“DPRD Kota Ambon jangan lagi menerima usulan tambahan anggaran untuk Mangente Ambon. Karena bagi saya, program ini tidak jelas out putnya. DPRD jangan hanya seperti sapi perahan,” kritiknya.
Sementara itu, Asman Poipessy meminta kepada lembaga auditor berkompeten, segera mengaudit penggunaan anggaran Rp 7 miliar yang telah dipakai Pemkot Ambon untuk program Mangente Ambon pada 2014-2015.
SABTU, 12 September 2015
Jurnalis : Samad Vanath Sallatalohy
Foto : Samad Vanath Sallatalohy
Editor : ME. Bijo Dirajo
