Bekas Walikota Mataram Tuding Ada Kelompok yang Ingin Gagalkan Pilkada

MATARAM — Bekas Walikota Mataram, Ahyar Abduh menuding ada kelompok tertentu yang secara sengaja mencoba membuat pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Mataram gagal dilaksanakan secara serentak pada bulan Desember mendatang.
“Semua tau kok, termasuk masyarakat Kota Mataram, kalau ada kelompok tertentu yang secara sengaja menginginkan pelaksanaan Pilkada serentak bulan desember mendatang gagal dan ditunda sampai Februari 2017, tapi rasanya tidak etislah kalau saya sebutkan” kata Ahyar di Mataram, Jum’at (28/8/2015).
Karena itu dirinya meminta kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Mataram selaku penyelenggara Pilkada dan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) untuk betul-betul independen dan menjalankan pelaksanaan Pilkada secara transparan sesuai aturan yang ada.
Selain itu Ahyar juga meminta kepada KPU Kota Mataram untuk melaksanakan putusan Panwaslu yang diperkuat surat keputusan KPU Pusat untuk menerima pasangan Salman dan Jana Hamdiana (Sahaja), karena memang berdasarkan hasil pemeriksaan oleh Panwaslu berkas dukungan partai politik dari Partai Golkar Abu Rizal Bakrie dan Agung Laksono sah.
“Kita semua tentu menginginkan pelaksanaan Pilkada Kota Mataram bisa berlangsung aman dan damai, dengan catatan pelaksanaan Pilkada bisa berlansung jujur dan transparan, tanpa ada muatan kepentingan dan KPU juga diharapkan tetap bekerja sesuai aturan yang ada” ungkapnya.
Terpisah Ketua KPU Kota Mataram, Ainul Asikin mengaku bahwa semua proses pelaksanaan Pilkada Mataram selama ini sudah dilakukan sesuai aturan yang ada, termasuk juga pembatalan penundaan pelaksanaan Pilkada dilakukan berdasarkan instruksi dari KPU pusat yang menerima pasangan Sahaja berdasarkan hasil putusan Panwaslu.

JUMAT, 28 Agustus 2015
Jurnalis       : Turmuzi
Foto            : Turmuzi
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...