Puasa, Pedagang Kelapa Muda di Balikpapan Raih Untung Berlipat

BALIKPAPAN – Bulan puasa membawa berkah tersendiri bagi penjual kelapa di Balikpapan, Kalimantan Timur. Permintaan buah kelapa yang semakin banyak, diikuti dengan kenaikan harga, membuat keuntungan mereka berlipat ganda.
Seperti diakui Salamuddin (45), warga Teritip Balikpapan Timur yang sehari mampu menjual ratusan butir kelapa muda. 
“Setiap puasa memang permintaan kelapa muda selalu naik. Tapi baru tahun ini harga naik tinggi,” kata dia. 
Untuk satu butir kelapa muda ia jual Rp 9 ribu. Berbeda dengan hari biasa, harganya cuma 5 ribu. Itupun untuk penjualan agak susah.
Ia mengaku menaikkan harga jual lantaran modal beli ke petani kelapa juga mengalami kenaikan. “Kan saya harus bayar bensin dan orang. Kalau nggak dinaikkan, nggak dapat untung,” imbuhnya.
Puasa tahun ini, Salamuddin hanya mempekerjakan dua orang pegawai. Satu orang bertugas memetik kelapa, satunya membantu mengangkut kelapa muda ke pembeli. 
Konsumen Salamuddin adalah penjual es, seperti Arbayah (39), warga Kampung Buton, Kelurahan Graha Indah.  Sudah bertahun-tahun Arbayah berjualan es kelapa muda. 
“Memang sudah langganan sama dia,” kata Arbayah, Senin (22/6/2015).
Karena harga kelapa muda naik, Arbayah ikut-ikutan menaikkan harga. Jika sebelumnya harga seporsi es kelapa muda hanya Rp 5 ribu, sekarang bisa dibawa pulang dengan uang Rp 6 ribu. 
“Lumayanlah untuk persiapan lebaran,” kata wanita ini sambil tersenyum.
Dalam sehari, Arbayah bisa menghabiskan paling sedikit 20 butir kelapa muda. Jika satu butir bisa dijadikan tiga sampai empat porsi, maka keuntungan yang diperolehnya bisa mencapai ratusan ribu. Es kelapa maupun minuman lain berbahan kelapa memang digandrungi umat muslim di Balikpapan. Selain menyegarkan, kelapa diyakini memiliki zat antioksidan yang mampu mengembalikan energy setelah seharian berpuasa. 
——————————————————-
SENIN, 22 Juni 2015
Jurnalis       : Ferry Cahyanti
Fotografer : Ferry Cahyanti
Editor         : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...