| Kapendam XVII Cendrawasih, Letkol Inf. Teguh Pudji Raharjo |
CENDANANEWS (Jayapura) – Banyaknya isu beredar jelang tanggal 1 Mei yang dikenang sebagai hari kembalinya Irian Barat ke pangkuan NKRI. Bahwa akan ada penyerangan ke pos-pos aparat keamanan dari kelompok Tentara Pembebasan Nasional (TPN) Organisasi Papua Merdeka (OPM). Aparat keamanan tingkatkan patroli dan siaga penuh di setiap daerah yang dianggap rawan.
Juru Bicara Kodam XVII/Cenderawasih, Letkol Inf Teguh Pudji Raharjo mengatakan diperingatinya hari kembalinya Papua yang dulu namanya Irian Barat ke pangkuan NKRI pada 1 Mei, Kodam lakukan siaga diseluruh wilayah Papua, khususnya daerah-daerah tertentu disepanjang wilayah perbatasan RI-PNG yang ditempati Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) dan wilayah lainnya di pedalaman Papua. “Kami meningkatkan siaga di pos-pos pengamanan,” kata Letkol Inf. Teguh Raharjo kepada Detik.com, Kamis (30/4/2015)
Teguh mengungkapkan semua kesatuan TNI diperintahkan untuk meningkatkan siaga dan memang sudah menjadi tugas aparat TNI selalu melakukan siaga menjada keutuhan NKRI. “Memang ada isu penyerangan dari pihak kelompok sipil bersenjata (KSB), tetapi sudah menjadi tugas TNI selalu siaga,” imbuhnya.
Saat disinggung penangkapan oleh pihak kepolisian terhadap tiga orang yang mediduga kelompok TPN/OPM Devisi II wilayah Paniai, Teguh menambahkan, aparat keamanan di wilayah Nabire dan Paniai, lebih meningkatkan kesiagaannya. “Menjaga adanya kemungkinan balasan atas penangkapan ketiga anggota OPM di Nabire itu, anggota di Nabire dan Paniai meningkatkan siaga,” ujarnya.
———————————————–
30 April 2015
Jurnalis : Indrayadi T. Hatta
Fotografi : Indrayadi T. Hatta
Editor : Sari Puspita Ayu
———————————————–