Warga Tiga Desa di Poso Segera Dievakuasi Sebelum PPRC Beraksi

CENDANANEWS (Poso) –  Sebagian warga Poso yang tinggal di lokasi tempat latihan gabungan Pasukan Pemukul Reaksi Cepat Tentara Nasional Indonesia ( PPRC TNI) akan dievakuasi. Kebanyakan warga yang dievakuasi tinggal di pegunungan Poso Pesisir Bersaudara. Hal ini untuk menghindari korban saat latihan gabungan TNI nanti.
Menurut Komandan Distrik Militer (Dandim) 1307 Poso Letkol Infanteri Eron Firmansyah Warga yang dievakuasi itu berasal dari Dusun Tamanjeka, Dusun Sipatuo dan Desa Weralulu, Kecamatan Poso Pesisir. Mereka akan dipindahkan ke Barak di Balai Desa Lape dan Desa Tokorondo pada Senin (30/3/2015) nanti.
“Evakuasi warga dilakukan hanya satu hari atau selama 12 jam atau paling lama 16 jam. jadi, saya tegaskan tidak semua warga Poso Pesisir akan dievakuasi, hanya sebagian kecil saja dangan pertimbangan keamanan yang kemungkinan akan terkena dampak dari sasaran serangan udara TNI,” jelas Eron, di Poso, Ssabtu (28/03/2015).
Walau area pegunungan di Poso Pesisir akan dijadikan target pengeboman oleh Angkatan Laut dan Udara, namun akses jalan melewati wilayah itu tidak di tutup.
Hal yang sama disampaikan Komandan Korem 132 Tadulako, Kolonel (Inf) Ilyas Alamsyah Harahap. Menurut Ilyas, evakuasi warga di desa tempat latihan PPRC TNI di Poso hanya dilakukan saat desa-desa mereka akan dilewati oleh TNI.
“Karena menggunakan peluru tajam, maka para penduduk akan kami ungsikan sementara. Bukan dievakuasi. Kan bahaya kalau penduduk itu masih berada di desa sementara anggota kami sedang latihan,” jelas Kolonel (Inf) Ilyas Alamsyah kepada wartawan saat menjemput pasukan PPRC di Bandara Mutiara SIS Aljufri Palu. 

———————————————————-
Sabtu, 28 Maret 2015
Jurnalis : Mohammad Natsir/ Celebes mitra TNI
Editor   : ME. Bijo Dirajo
———————————————————-

Lihat juga...