Mahasiswa Universitas Brawijaya Gelar Aksi Demo Kinerja Jokowi-JK

Orasi Mahasiswa Brawijaya [Foto: CND – Agus Nurchaliq/3/15]
CENDANANEWS – Demonstrasi mengenai kinerja Pemerintahan Jokowi-JK kembali terjadi, kali ini digelar oleh Eksekutif Mahasiswa dan Aliansi BEM Fakultas se- Universitas Brawijaya Malang, Jawa Timur (16/3/2015) .
Dari pantauan Cendana News, jumlah pendemo kali ini sebanyak tidak kurang dari 100 orang pendemo. Aksi demonstrasi yang digelar di depan Balai Kota Malang ini berlangsung  tertib dan damai, tidak ada sedikitpun tindak kekerasan yang dilakukan baik dari Mahasiswa maupun dari Aparat kepolisian yang berjaga selama demo berlangsung.
Aksi demonstrasi  yang diselenggarakan kali ini menurut Yanuar Fazri perwakilan dari Fakultas FISIP UB lebih menyoroti Rapor Kinerja Pemerintahan Jokowi-JK dari berbagai bidang yaitu bidang Hukum, Ekonomi, Pangan, Energi, Pertahanan dan Keamanan Negara. Dari bidang Hukum misalnya, masih lemahnya komitmen penegakan hukum di Indonesia bisa dilhat dari kisruh yang terjadi  antara KPK dan POLRI belum dapat sepenuhnya terselesaikan sampai sekarang. Dari bidang Ekonomi dan pangan dapat dilihat dari naik turunnya harga BBM yang mengakibatkan kenaikan harga bahan pokok menjadi tidak terkendali misalnya saja harga beras yang akhir-akhir ini melonjak cukup tinggi, dan pada pagi tadi dia membaca headline di beberapa media massa bahwa sekarang harga susu kedelai ikut naik, jelasnya kepada Cendana News.

Ada 5 tuntutan dari Mahasiswa Universitas Brawijaya pada aksi demonstrasi yang mereka gelar kali ini kepada pemerintah yaitu:
1.    Menyelesaikan kisruh politik dan pemerintahan yang terjadi
2.    Melaksanakan komitmen dan janji pra-pilpres sebagaimana yang tertuang dalam Nawacita
3.    Menghentikan leberalisasi perekonomian yang bisa merugikan rakyat menengah kebawah dan kembali pada komitmen Jokowi-JK untuk menumbuhkan ekonomi kerakyatantermasuk penguatan industri lokal didalamnya
4.    Meredam disparitas sosial dan ekonomi masyarakat dengan menjamin masyarakat kelas bawah tetap dapat mengakses kebutuhan pokok
5.    Menciptakan kemandirian pangan dan stabilitas harga pangan
Selain itu, pendemo juga meminta agar para anggota DPRD Kota Malang mau menandatangani tuntutan mereka dan mau menyampaikan aspirasi mahasiswa dan masyarakat kepada pemerintah.
Setelah berorasi dan menunggu Anggota Dewan keluar untuk menanggapi aksi yang mereka lakukan, akhirnya beberapa Anggota Dewan keluar menemui dan menandatangani tuntutan para pendemo. Anggota Dewan yang ikut menandatangani tuntutan pendemo yaitu dari Fraksi PDIP, PKB dan Fraksi HANURA.
Nanda dari Fraksi HANURA menjelaskan bahwa semua aspirasi yang masuk ke DPRD akan disampaikan langsung  kepada Pemerintah pusat. Abdul Hakim perwakilan dari Fraksi PDIP didepan para pendemo juga  menyampaikan terimakasih kepada Mahasiswa Brawijaya atas aspirasi yang telah mereka sampaikan dan dia juga berjanji akan meneruskannya ke internal yang kemudian juga akan sampai ke Presiden Jokowi.
Abdul Hakim menekankan bahwa “ ada satu hal yang tidak dapat kami sepakati karena kami tidak ikut menilai dan tidak ikut didalamnya yaitu mengenai Rapor Kinerja Jokowi-JK, namun semua usulan, dan solusi permasalahan kami sepakat”, jelasnya didepan para pendemo.
Setelah Anggota Dewan selesai menemui dan berbincang dengan mereka, para pendemo sambil menyanyikan yel-yel “salam dua jari mari kita kawal Jokowi” akhirnya mereka mulai meninggalkan Balai Kota Malang dengan tertib. Namun Pendemo juga berjanji  akan datang kembali dengan jumlah massa yang lebih banyak lagi jika tuntutan mereka tidak ditanggapi.

———————————————————-
Senin, 16 Maret 2015
Jurnalis : Agus Nurchaliq
Editor   : ME. Bijo Dirajo
———————————————————-

Lihat juga...