“Biasanya kasus Demam Berdarah meningkat ketika memasuki musim penghujan. Penyakit DBD merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat di Indonesia termasuk di Kabupaten Sikka,” sebut dr. Maria Bernadina Sada Nenu, MPH, Jumat (1/2/2019).
Di tahun 2019, tercatat sudah 370 warga yang terkena demam berdarah. Anies menuturkan, jumlah ini lebih tinggi dibandingkan tahun 2018 dengan 195 kasus.
Ia mengatakan, saat ini DBD menjadi perhatian serius pemerintah, mengingat kasus DBD 2018 yang mengalami peningkatan cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
Ia mengatakan, optimalisasi kinerja Jumantik memantau dan membasmi jentik nyamuk aedes aegipty ini sesuai Surat Edaran Gubernur Kepulauan Babel, Erzaldi Rosman Djohan, dalam menekan kasus berbagai penyakit berbasis lingkungan ini.