
YOGYAKARTA Cendana News — Kawasan objek wisata lereng gunung Merapi masih menjadi primadona bagi wisatawan untuk menikah masa libur lebaran tahun 2023 ini. Hal itu terlihat dari ramainya wisatawan yang memenuhi kawasan objek wisata lereng gunung Merapi beberapa hari terakhir.
Salah satunya adalah objek wisata Bunker Kaliadem yang terletak di desa Kepuharjo Cangkringan Sleman Yogyakarta. Selama libur lebaran ini, ribuan wisatawan tercatat mengunjungi objek wisata andalan Kabupaten Sleman ini setiap harinya.
Antusiasme wisatawan asal luar daerah nampak tak menurun, meski status gunung Merapi saat ini masih berada di level 3. Hal itu tak lepas karena berbagai fasilitas yang disiapkan pihak pengelola agar para wisatawan tetap dapat menikmati liburan dengan aman dan nyaman.
Kepala Desa Kepuharjo Cangkringan Heri Suprapto mengatakan, telah memperbaiki seluruh jalur evakuasi di sekitar kawasan objek wisata Bunker Kaliadem, guna memastikan keselamatan wisatawan, jika sewaktu-waktu terjadi erupsi. Sebanyak 3 jalur evakuasi dilakukan pengecoran secara swadaya sebelum masa libur lebaran tiba.
Tak hanya itu, berkerja sama dengan petugas linmas desa dan Relawan setempat, pihaknya juga menambahkan jumlah personil petugas pengamanan. Dari semula 10 orang menjadi 20 orang lebih. Selain bertugas memantau dan mengawasi aktivitas gunung Merapi, petugas juga diwajibkan membantu kelancaran arus keluar masuk kendaraan wisatawan termasuk jeep wisata.
“Salah satu kendala di objek wisata Bunker Kaliadem ini, adalah belum ada jaringan listrik serta sinyal internet. Sehingga komunikasi lebih banyak memanfaatkan radio HT. Sementara untuk alarm EWS memanfaatkan listrik tenaga surya,” katanya.
Sementara itu, salah seorang pemandu jeep wisata lava tour Bunker Kaliadem, Pardi, mengaku mematuhi setiap peraturan yang telah ditetapkan pihak terkait dalam menjalankan aktivitas wisata selama masa libur lebaran kali ini. Salah satunya adalah meningkatkan kewaspadaan dengan selalu berkomunikasi dengan operator untuk memantau situasi terkini aktivitas gunung Merapi.
“Kita selalu pantau situasi dengan HT. Jadi kalau ada apa-apa bisa langsung tahu. Selain itu, setiap mobil jeep juga wajib selalu kita arahkan ke bawah. Jadi jika Merapi erupsi langsung bisa menyelematkan diri. Dengan begitu wisatawan juga merasa aman. Apalagi jalur evakuasi saat ini sudah mulus semua,” katanya.