Lewat Berbagai Ajang Lomba, Sekolah Dorong Konsep Pendidikan Pengembangan Diri
Jurnalis: Jatmika H Kusmargana
YOGYAKARTA, Cendana News – Konsep pendidikan yang berfokus pada pengembangan diri terus ditumbuhkan sejumlah sekolah baik itu di jenjang usia dini maupun tingkat sekolah dasar di berbagai daerah.
Selain bermanfaat untuk membentuk karakter siswa, hal semacam ini juga sangat penting dalam memenuhi kebutuhan setiap siswa, sekaligus mengembangkan potensi, minat dan bakat siswa yang beragam.
Terlebih model pendidikan seperti ini sejalan dengan konsep pendidikan Merdeka Belajar yang dicanangkan pemerintah melalui Kementerian Pendidikan. Yakni pendidikan yang berfokus pada materi yang esensial dan fleksibel sesuai dengan minat, bakat, dan kebutuhan dari masing-masing karakteristik siswa.
Seperti dilakukan SD Muhammadiyah 1 Ngaglik Sleman Yogyakarta. Dalam rangka memeriahkan HUT sekolah ke 7, SD Muhammadiyah 1 Ngaglik, menyelenggarakan kegiatan lomba tari dan mewarnai bertajuk “Unjuk Bakat Anak Hebat’ bertempat di sekolah setempat, Sabtu (04/01/2023).
Digelar pertama kali secara tatap muka sejak pandemi Covid-19, kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari peserta. Tercatat ada ratusan siswa dan puluhan TK yang berasal dari 6 wilayah kecamatan di kabupaten Sleman mengikuti ajang ini.
“Kegiatan semacam ini sangat diperlukan untuk menyalurkan bakat dan hobi setiap anak. Sehingga mereka bisa terus berlatih dalam mengembangkan diri dan meraih prestasi,” kata Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 1 Ngaglik Sleman, Ari Wibowo.
Ari menyebut ada 2 lomba yang diselenggarakan pihak sekolah, yakni lomba mewarnai serta lomba tari kreasi. Khusus untuk lomba tari, setiap kelompok peserta bebas menampilkan beragam jenis tarian baik itu tradisional, hingga modern.
“Kegiatan ini rutin kita selenggarakan tiap tahun untuk memeriahkan HUT SD Muhammadiyah 1 Ngaglik. Tahun ini bertepatan dengan peringatan HUT ke 7 Sekolah,” ungkapnya.
Sebagai bagian ajang silaturahmi, sekaligus kerjasama dengan seluruh mitra sekolah, lomba yang digelar SD Muhammadiyah 1 Ngaglik Sleman ini memperebutkan trofi bergilir piala Bupati Sleman, uang pembinaan dan piagam, hingga ratusan door price.
Salah seorang guru TK peserta lomba, Surani, asal RA Alifah, mengaku antusias mengikutsertakan anak didiknya dalam ajang lomba ini. Membawa 1 tim lomba tari kreasi serta sejumlah siawa lomba mewarnai, ia setiap anak didiknya dapat tampil maksimal.
“Selain dapat mengasah kreativitas anak, kegiatan seperti ini juga sangat penting untuk memupuk rasa percaya diri di dalam diri mereka. Sehingga diharapkan mereka bisa terus mengeksplor minat dan bakat mereka, untuk mencapai prestasi setinggi mungkin,” katanya.