Pantai Jungwok Gunung Kidul akan jadi Pantai Santorini Yunani
Admin
YOGYAKARTA, Cendana News – Kawasan Pantai Jungwok, Girisubo, Gunung Kidul, akan dibangun menjadi seperti kawasan wisata Santorini di Yunani.
Pembangunan Pantai Jungwok Gunung Kidul menjadi seperti Santorini Yunani diyakini akan menarik wisatawan mancanegara.
Kawasan Pantai Jungwok Gunung Kidul juga dinilai lebih spesial dari kawasan serupa lainnya di Indonesia.
General Manager PT Samudra Wisata Sentosa, Fitriyadi mengatakan konsep Santorini akan dipadukan dengan konsep bangunan khas Keraton Yogyakarta.
“Kita tidak meninggalkan kearifan lokal,” kata Fitriyadi dikutip dari laman gunungkidul, Senin (2/1/2023).
Dia mengatakan, konsep destinasi wisata ini akan berbeda dengan lainnya.
Pengelola akan membangun play ground atau taman bermain untuk anak-anak agar wisatawan lebih betah.
Spot foto dan taman bermain semuanya free, all in hanya dari harga tiket masuk.
“Bangunan Santorini ini semuanya menjadi spot foto karena bangunannya estetik,” katanya, antusias.
Fitriyadi menjelaskan, konsep pengembangan Pantai Jungwok ini tidak hanya akan menarik wisatawan lokal. Namun, juga diharapkan bisa mmenarik perhatian turis mancanegara.
Menurutnya, turis yang selama ini banyak berkunjung ke Pantai Timang diprediksi akan bergeser ke Pantai Jungwok.
“Kita mengambil potensi dari Pantai Timang. Dari sana ke Jungwok kan hanya sekitar 15 menit. Wisatawan akan kita upayakan bergeser ke sini,” paparnya.
Sementara itu Komisaris PT Samudra Wisata Sentosa, Iwani Permata mengatakan pembangunan Jungwok Blue Ocean akan rampung dalam 6-7 bulan ke depan.
Pihaknya akan merangkul dan melibatkan seluruh masyarakat setempat, baik untuk potensi UMKM dan perekrutan pegawai.
“Tenaga kerja, Bumdes, pemberdayaan UMKM akan melibatkan kurang lebih 80 persen warga lokal,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Gunung Kidul, Sunaryanta mengatakan pihaknya membuka seluas-luasnya investor yang akan berinvestasi di Gunung Kidul.
Namun, dia meminta untuk memperhatikan masyarakat lokal.
“Untuk perizinan segera diselesaikan, sehingga jangan ada masalah di kemudian hari. Isu lingkungan dan apapun yang masuk dalam perizinan,” paparnya.
Bupati menegaskan, investasi ini diharapkan bisa menjadi spot baru pertumbuhan ekonomi di Gunung Kidul.
Dia juga meminta investor berkomunikasi baik dengan warga lokal.
“Kita minta ada keseimbangan, jangan merugikan masyarakat dan jangan memberatkan investor, semua harus balance,” paparnya.
Dalam kesempatan itu Bupati juga berpesan agar masyarakat tidak gampang menjual aset. Hal ini mengingat perkembangan Gunung Kidul yang sangat cepat.
“Ketika JJLS dan Exit Tol nanti sudah terkoneksi, Gunung Kidul akan menjadi pusat tujuan wisata. Jadi, masyarakat tolong bersabar dan menyiapkan diri,” katanya.
Pembukaan lahan Jungwok Blue Ocean dilakukan pekan ini. Bupati dan Kepala OPD terkait meninjau lahan yang rencananya akan didirikan bangunan tersebut.
Rencananya, pembangunan kawasan Pantai Jungwok Gunung Kidul menjadi seperti Santorini akan menggunakan lahan seluas 1,5 hektare.