Mbah Ponikem rasakan manfaat langsung program pemberdayaan Yayasan Damandiri

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

YOGYAKARTA, Cendana News — Meski belum bisa berjalan secara maksimal, Program Pemberdayaan masyarakat yang dijalankan Yayasan Damandiri, terbukti mampu memberikan manfaat luar biasa bagi warga desa Krambilsawit, Saptosari, Gunungkidul Yogyakarta.

Bagaimana tidak, berjalan sejak 2018, program pemberdayaan yang dijalankan Yayasan Damandiri lewat KUD SHS Mandiri Krambilsawit tersebut sejauh ini telah banyak membantu meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan warga miskin di desa terpencil kawasan Pegunungan Sewu Gunungkidul.

Salah seorang warga yang merasakan manfaat langsung program pemberdayaan tersebut adalah mbah Ponikem (70) warga dusun Pringwulung, Krambilsawit.

Lansia satu ini pada tahun 2019 lalu tercatat mendapatkan bantuan program bedah rumah dari Yayasan Damandiri. Bantuan senilai Rp25 juta tersebut digunakan untuk merenovasi rumah Mbah Ponikem yang sudah tidak layak huni.

“Dulu rumah rusak parah. Separuh dinding tembok dan separuhnya gedek (bambu). Atapnya sudah banyak yang lapuk, sementara lantainya masih semen dan sebagian tanah,” katanya.

Berkat program bedah rumah yang diberikan Yayasan Damandiri tersebut, kini rumah Mbah Ponikem pun pun sudah berubah menjadi jauh lebih baik dan layak huni.

Bahkan, disamping menerima bantuan renovasi, ia juga mendapatkan bantuan modal usaha. Pasalnya dalam program bedah rumah ini, Yayasan Damandiri, juga selalu membuatkan warung sederhana bagi setiap penerima program untuk menjalankan usaha.

“Tentu bermanfaat sekali, karena rumah sekarang menjadi lebih nyaman dan aman untuk ditinggali. Selain itu saya juga bisa menjalankan usaha jualan sembako kecil-kecilan. Meski akibat pandemi Covid-19 lalu, tidak berjalan sesuai harapan,” ungkapnya.

KUD SHS Mandiri Krambilsawit sendiri, tercatat sebagai Koperasi binaan Yayasan Damandiri yang memberikan bantuan program bedah rumah dengan jumlah paling banyak dibandingkan koperasi binaan lainnya baik di DIY, Jawa Tengah, Jawa Barat maupun Jawa Timur.

Bagaimana tidak, sepanjang tahun 2018 hingga 2019, Koperasi SHS Mandiri Krambilsawit tercatat telah melakukan renovasi tau bedah rumah bagi sebanyak 37 unit milik warga desa.

Banyaknya penerima manfaat bantuan program bedah rumah ini tak lepas karena desa Krambilsawit merupakan salah satu desa binaan Yayasan Damandiri, dengan angka kemiskinan cukup tinggi. Dimana tak sedikit dari warganya, yang masih tinggal di rumah sangat sederhana dan tidak layak huni.

“Berkat program bantuan bedah rumah yang dijalankan KUD SHS Krambilsawit beberapa tahun lalu, kini jumlah rumah tidak layak huni warga desa Krambilsawit sudah jauh menurun,” ungkap Manager Umum KUD SHS Mandiri Krambilsawit, Antono Putra.

Lihat juga...