Bukit Soeharto Ponorogo tersiar hingga pelosok Tanah Air melalui radio

Editor: Koko Triarko

PONOROGO, Cendana News – Objek wisata Bukit Soeharto di desa Badegan, Ponorogo, Jawa Timur, keberadaannya kini tersebar melalui jaringan radio hingga ke pelosok tanah air.

Sejarah Bukit Soeharto hingga suasana dan keindahan alam nya tersampaikan ke ribuan warga masyarakat pengguna radio amatir di Indonesia.

Sebab, selama dua hari ini sejak Rabu (14/9) Bukit Soeharto menjadi tempat penyelenggaraan Indonesian Summits on the Air (Isota) 2022 Orari Ponorogo.

Isota merupakan kegiatan promosi pariwisata oleh persatuan atau Organisasi Radio Amatir Indonesia (Orari) dengan memanfaatkan media jalur komunikasi radio.

Koordinator Tim Isota sekaligus Anggota DPP Orari Ponorogo, Bambang Untoro, mengatakan Isota merupakan salah satu program Orari kabupaten Ponorogo untuk memancarkan siaran radio di kawasan bukit atau gunung.

Kegiatan ini berlangsung periodik untuk mengenalkan atau mempromosikan kawasan wisata bukit.

Selain untuk melatih anggota melakukan kegiatan memancar dari atas bukit, Isota  juga untuk mempromosikan pariwisata di Ponorogo.

“Biasanya kita selalu berganti-ganti tempat. Jika ada wisata bukit yang perlu promosi akan kita promosikan,” ungkapnya.

Bambang berharap melalui Isota ini objek wisata Bukit Soeharto bisa diketahui oleh semua anggota radio amatir di seluruh Indonesia.

Sehingga bisa meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan dan membantu ekonomi warga sekitar kawasan Bukit Soeharto.

Dalam Isota ini, ada 5 aktivator atau operator yang bertugas secara bergantian. Didukung peralatan lengkap maupun tim pendukung.

“Untuk jangkauan pancaran sampai seluruh pelosok Indonesia. Mulai dari Kalimantan, Sulawesi, Sumatra, Bali, Sumbawa dan lain-lain,” ungkapnya.

Bukit Soeharto merupakan sebuah bukit kecil yang terletak di desa Bagedan, Ponorogo, Jawa Timur.

Bukit ini pernah menjadi lokasi kegiatan reboisasi oleh Presiden RI HM Soeharto pada tahun 198.

Karena itu, masyarakat kemudian menamai bukit tersebut Bukit Soeharto.

Sempat terbengkalai dan kurang terurus selama puluhan tahun, Yayasan Damandiri pada tahun 2019 melakukan revitalisasi.

Melalui KUD Jaya Mandiri Sejahtera, Bukit Soeharto menjadi tempat wisata yang ramai pengunjung.

Selain mampu memaksimalkan potensi pariwisata yang ada, upaya ini juga sukses mengangkat perekonomian warga sekitar.

Meski belum lama berdiri, Bukit Soeharto kini telah berevolusi menjadi salah satu lokasi wisata favorit di wilayah kabupaten Ponorogo dan sekitarnya.

Lihat juga...