Pemuda Batak Bersatu Fasilitasi Para Tokoh Bertemu, Bahas Apa?
Editor: Koko Triarko
JAKARTA, Cendana News – Organisasi Pemuda Batak Besatu (PBB) memfasilitasi pertemuan para tokoh nasional asal Sumatera Utara, untuk mendorong kesejahteraan masyarakat di tanah kelahirannya.
Pertemuan para tokoh nasional asal Sumatera Utara itu bentuk kepedulian PBB, agar para tokoh nasional asal Sumatera Utara memberikan kontribusi nyata membangun kampung halaman, membangun negeri atau ‘Marsipature Hutana Be’.
Mereka di antaranya Anggota DPR Junimart Girsang, Irjen Karev Marpaung Anggota DPR RI Lamhot Sinaga, Ketua Umum Komite Masyarakat Danau Toba Edison Manurung dan lainnya.
Anggota DPR RI, Lamhot Sinaga dalam kesempatan itu mengatakan hal relevan yang harus didorong terkait komoditi pertanian di samping kemajuan potensi pariwisata.
“Tanah Batak memiliki banyak potensi yang relevan didorong agar lebih maju dan mensejahterakan, selain pariwisata ada komoditi pertanian,” ungkapnya.
Menurutnya, saat ini negara telah membuat program food estate di tanah Batak.
Setiap daerah memiliki perkebunan jagung hingga 25 ribu hektare, dan ini adalah komoditi.
Namun dari semua potensi yang dimiliki, infrastruktur terbilang belum memadai.
Tentunya hal itu harus menjadi perhatian bersama untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat di Tanah batak.
“Lahirnya organisasi PBB tentu bukan karena rasa sukuisme yang berlebih. Tapi, karena semangat solidaritas. Itu yang saya yakini,” ujarnya, Sabtu (13/8/2022).
Sebab itu, anggota Komisi VII ini sangat mengapresiasi adanya organisasi Pemuda Batak Bersatu (PBB).
Dia berharap, PBB memberi kontribusi terhadap masyarakat Batak. Tidak hanya di Jakarta, namun di berbagai daerah di Indonesia.
“Untuk itu, saya kira siapapun wajib mendukung langkah PBB, karena bermanfaat dan dibutuhkan oleh masyarakat,”katanya.
Apalagi, banyak hal yang telah dilakukan oleh organisasi PBB ini, baik masalah sosial dan lainnya.
“Saya sebagai wakil rakyat dari Sumatera Utara sangat mendukung apa yang dilakukan oleh PBB sampai saat ini,” kata dia.
Organisasi PBB ini bisa mendorong kepada siapapun orang-orang Batak di manapun yang berhasil untuk ikut berkontribusi membangun kampung halaman.
Sementara itu Anggota DPR Komisi II, Junimart Girsang juga mengapresiasi pertemuan tokoh-tokoh Batak yang diprakarsai oleh PBB.
“Saya apresiasi PBB yang sudah membuat pertemuan dengan sebagian tokoh Batak. Sebab itu, organisasi PBB harus bisa berjalan sesuai AD/ART,” katanya.
Dia juga mengatakan, PBB ini unik karena membantu orang kemalangan.
“Sebab, belum ada ormas yang membuat suatu program hanya untuk kemalangan saja,” katanya.
Dia berharap, organisasi PBB ini bisa makin luar biasa, menjadi ormas yang punya benefit dan punya manfaat kepada anggotanya.
Dia mengatakan, DPP PBB sudah bisa memikirkan program untuk pendidikan bagi putra putri anggotanya. Dan, sudah perlu memberikan beasiswa kepada putra putri anggota yang kurang mampu.
Tak hanya itu, PBB juga sudah harus membangun komunikasi, koordinasi dengan pemerintah dan para investor.
Hal itu karena ada anggaran pemerintah untuk ormas yang ditujukan mendukung program pemerintah.
Dia berharap ke depan PBB makin membangun komunikasi dengan para tokoh tokoh masyarakat.
Para tokoh Batak Nasional bertemu di Hotel Kartika Chandra Jakarta selama dua hari, pada 11-12 Agustus 2022 yang diprakarsai Pemuda Batak Bersatu (PBB).