DPRD Belitung Timur Konsultasi SOTK ke Kota Bekasi
Redaktur: Muhsin Efri Yanto
BEKASI, Cendana News – Komisi I DPRD Kabupaten Belitung Timur melakukan kunjungan ke Kota Bekasi untuk konsultasi serta koordinasi berkenaan dengan Pembentukan dan Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK), Kamis (25/8/2022).
“Selain untuk silaturahmi, juga untuk berkoordinasi terkait SOTK di kota bekasi. Artinya untuk melihat teknis susunan pemerintahan OPD yang ada di Kota Bekasi,” jelas Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Belitung, Harjanto Johannes.
Baru-baru ini lanjut dia, daerah Belitung Timur mengajukan Rakerda dari pemerintah daerah itu masalah SOTK. Ada beberapa bidang yang mungkin akan di gabung dan ada beberapa bidang dipisah untuk menjadi dinas.
“Tentunya kemampuan keuangan daerah itu juga tentunya harus di perhatikan,” ujar Harjanto.
Sementara itu, rombongan diterima oleh Bagian Organisasi Sekretariat Daerah di ruang rapat Asda I Setda Kota Bekasi.
Sub Koordinator Kelembagaan dan Analisis Jabatan Kota Bekasi, Rizky Nuryanto memberikan penjelasan terkait SOTK yang ada di Kota Bekasi.
“Gambaran terkait SOTK di Kota Bekasi itu dinamis sesuai dengan dasar hukum Perda Kota Bekasi nomor 07 Tahun 2016,” ungkapnya.
Dikatakan seiring berjalannya waktu ada dinas-dinas yang telah ditetapkan namun tugas dan fungsinya masih belum maksimal.
“Jadi kita hitung kembali bebannya dan digabungkan ke dinas atau badan yang serumpun, seperti badan Litbang yang digabungkan ke badan perencanaan daerah menjadi Bappelitbangda,” Paparnya.
Kemudian ada Dinas PUPR yang di PP 18 tahun 2016 menjadi 1 urusan/dinas, dikarenakan visi dan misi kota bekasi mengutamakan pembangunan akhirnya dinas tersebut dipecah menjadi Distaru dan DBMSDA.
Menurutnya di 2022 ini sudah diusulkan juga ke dewan terkait dengan perubahan Dinas Pemadam Kebakaran yang harus memasukkan bidang penyelamatan serta berubah menjadi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan. Jika telah ditetapkan bagian organisasi, dilanjutkan melakukan perubahan peraturan walikota tentang tupoksi pada Dinas tersebut.