2-8-1986, Presiden Soeharto Resmikan Pemakaian Jembatan Mahakam
Sabtu, 2 Agustus 1986, Presiden Soeharto meresmikan pemakaian Jembatan Mahakam yang berada di atas Sungai Mahakam Kota Samarinda, Kalimantan Timur.
Jembatan yang memiliki panjang 400 meter, lebar 10 meter dan tinggi sekitar 5 meter di atas permukaan aspal.
Pembangunan jembatan ini mulai direncanakan sejak 13 April 1982. Pembangunannya mulai 6 Oktober 1983, kemudian, Presiden Soeharto meresmikannya pada 2 Agustus 1986.
“Sudah lama jembatan ini diidam-idamkan masyarakat Kalimantan Timur, khususnya masyarakat di sekitar Samarinda, karena merasakan bahwa penyeberangan dengan ferry sudah tidak lagi memadai,” sebut Presiden Soeharto dalam pidatonya.
Presiden mengatakan, berkat meningkatnya kegiatan pembangunan, maka kita sudah merasakan pula pertumbuhan yang pesat berbagai daerah yang sebelum ini seolah-olah lama tertidur lelap.
“Karena meningkatnya pertumbuhan tadi, maka jalur-jalur lalu lintas angkutan juga makin terasa mendesak, karena jalu-jalur lalu lintas angkutan itu memang merupakan urat nadi perekonomian,” terang Pak Harto.
Presiden Soeharto juga menyebutkan, pembangunan jembatan tersebut merupakan suatu prestasi besar, baik untuk daerah tersebut, juga untuk Indonesia. Bukan saja karena dapat dibangun sesuai jadwal waktu, melainkan pembangunan jembatan tersebut membuktikan kemampuan daya pikir, perhitungan yang cermat dan keterampilan putera-putera Indonesia sendiri.
“Bahan-bahan konstruksi yang digunakan adalah rangka baja produksi dalam negeri. Selain itu, pembangunannya dibiayai secara gotong royong yang merupakan ciri khusus masyarakat kita,” sebut Pak Harto.