Kantor Pemenang Tender Konstruksi Pembangunan Kantor Bawaslu Kosong, tak Ada Plang Nama
Redaktur: Muhsin Efri Yanto
BEKASI, Cendana News – Kantor perusahaan pemenang tender Jasa Konstruksi Pembangunan Kantor Bawaslu pada satuan kerja Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Bekasi berdasarkan pantauan di lokasi berada di rumah kosong, tidak ada aktivitas.
Diketahui dari LPSE.bekasikota.go.id, bahwa pemenang tender pekerjaan jasa konstruksi pembangunan kantor Bawaslu tersebut dimenangkan oleh CV Fitraga Abadi, dengan pagu sebesar Rp2.834.716.500 dan HPS Rp2.814.367.000. Pengumuman pemenang dilakukan pada pekan lalu.
CV Fitraga Abadi sebagai pihak pemenang tender tertulis alamat kantornya di Jalan Pariwisata II No.2, Pengasinan, Rawalumbu, Kota Bekasi Jawa Barat. Berdasarkan pantauan Cendana News di lokasi alamat tersebut pada Selasa, 19 Juli 2022, alamat kantor tersebut berada di rumah kosong.
Terlihat tidak ada aktivitas di rumah nomor 2 yang tertera pada alamat kantor CV Fitraga Abadi di Jalan Pariwisata II Nomor 2, Pengasinan tersebut. Lampu pun terlihat hidup meski hari kerja.
Begitu pun tetangga kantor yang berada di komplek perumahan tersebut mengaku tidak mengetahui aktivitas yang ada di rumah nomor 2 tersebut. Ibu- ibu yang dikonfirmasi di lokasi mengaku tidak mengetahui aktivitas apa dan mengaku hanya tahunya bahwa rumah itu kosong.
Begitu pun pantauan dari depan perumahan pagar itu tidak tertera nama perusahaan apapun. Alamat kantor CV Fitraga Abadi pemenang tender Bawaslu Kota Bekasi itu terlihat seperti rumah biasa, tidak ada kesan kantor perusahaan yang memenangkan tender hingga 2 miliar lebih itu.
Dalam LPSE Kota Bekasi diketahui, jumlah peserta dalam tender jasa konstruksi pembangunan kantor Bawaslu Kota Bekasi itu mencapai 36 perusahaan. Bahkan, terlihat di urutan pertama PT Sisca Rachel Mandiri, CV Fitraga Abadi di urutan kedua dan urutan ketiga PT Rizky Nandajaya.
Dua perseroan terbatas (PT) tersebut gugur, dengan harga penawaran PT. Sisca Rachel Mandiri Rp2.006.170.299,86, sedangkan PT.RIZKY NANDA JAYA Rp2.659.512.412,37. Sementara nilai penawaran CV. FITRAGA ABADI Rp2.589.743.198,88, dengan harga terkoreksi Rp2.589.743.198,88.
Namun demikian dalam pengumuman tersebut meskipun nilainya di atas 2 miliar tapi di pengumuman kualifikasi usaha kecil. CV Fitraga Abadi sendiri diketahui klasifikasinya K3, untuk proyek kecil.
Dikonfirmasi terpisah, komisioner Bawaslu Kota Bekasi membenarkan bahwa ada pembangunan gedung Bawaslu Kota Bekasi tahun 2022 melalui dana hibah Pemkot Bekasi. Bawaslu tegasnya tidak ikut-ikutan dalam pelaksanaan pekerjaan tersebut.
“Bawaslu tidak ada kepentingan, hanya terima jadi saja, benar ada pembangunan untuk gedung Bawaslu tahun ini dari dana hibah Pemkot Bekasi. Lokasinya di Bekasi Selatan belakang Rumah Sakit Primaya, Kalimalang,” ungkap salah seorang komisioner Bawaslu kepada Cendana News menyebutkan akan dibangun di atas lahan sekira 500 meter persegi.
Sementara itu, Kasi Pembangunan Disperkimtan Kota Bekasi Yoerika dikonfirmasi terkait lelang gedung Bawaslu Kota Bekasi tersebut mengaku bukan urusannya. Dia membenarkan bahwa itu proyek Disperkimtan, untuk konstruksi gedung Bawaslu, tapi proses lelang ada di ULP.
“Saya kurang paham kalau itu, itu kaitan pemenangnya ke ULP, saya kurang paham kaitan yang pemenang-pemenang, dan memang benar ada. Saya tidak hapal juga nilainya,”ujarnya.
Begitu pun pihak ULP Barang dan Jasa yang berada di lantai 9 Kota Bekasi saat dikonfirmasi meminta wartawan untuk ke Humas Pemkota Bekasi. Hal itu dikatakan Egi, salah satu penjaga di depan pintu masuk ULP di lantai 9 Plaza Pemkot Bekasi.
Humas Pemkot Bekasi Mukhlis, saat dikonfirmasi terkait lelang kantor Bawaslu Kota Bekasi ikut meminta bersurat resmi. Untuk informasi kata Mukhlis, harus mencantumkan surat resmi dan KTP.
Ketika dikatakan bahwa untuk konfirmasi terkait permintaan pihak penjaga ULP Barjas, bukan ingin informasi, Mukhlis mengaku tidak mengetahui.
“Mohon maaf, saya belum bisa memberi keterangan apapun, karena belum mengetahui detailnya seperti apa,” ujarnya.