Perluasan Parkir Cafe Binuang Terkendala Lahan

MAJALENGKA, Cendana News – Sejak dibuka awal tahun 2022 lalu, Cafe Binuang di desa binaan Yayasan Damandiri Bantaragung, Sindangwangi Majalengka, Jawa Barat mendapat respon luar biasa dari masyarakat.

Hal itu terbukti dari ramainya pengunjung maupun wisatawan setiap akhir pekan, ataupun pada masa libur panjang seperti misalnya saat libur lebaran beberapa waktu lalu.

Menyikapi hal tersebut, Koperasi Cipta Agung Mandiri selaku pengelola Cafe Binuang pun langsung berupaya melakukan pengembangan usaha. Diantaranya adalah untuk memperluas lahan parkir bagi kendaraan pengunjung.

Selain menjadi salah satu bagian vital yang dapat mempengaruhi ramai atau tidaknya tempat usaha, keberadaan lahan parkir Cafe Binuang saat ini juga masih sangat terbatas.

Manager Umum Koperasi Cipta Agung Mandiri, Heriyanto, sendiri membenarkan hal tersebut. Pihaknya bahkan mengaku sudah mengkomunikasikan dan membahas hal itu dengan pemerintah desa terkait.

Meski demikian Heri mengungkapkan, sejumlah kendala terkait rencana perluasan lahan parkir Cafe Binuang tersebut. Dimana lokasi/lahan untuk rencana perluasan parkir itu masih belum tersedia.

“Sudah kita bahas kemarin dengan pihak-pihak terkait, termasuk dengan pemerintah desa, memang masih terkendala di penyediaan lahan,” ungkapnya.

Heri mengaku masih terus berupaya mencari lahan di sekitar lokasi Cafe Binuang guna perluasan parkir kendaraan pengunjung. Pihaknya belum bisa menargetkan kapan rencana itu bisa terealisasi.

“Untuk realisasi masih kita usahakan, karena memang untuk mencari lahan daerah situ cukup susah,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, Yayasan Damandiri melalui Koperasi Cipta Agung Mandiri, mendirikan unit usaha bernama Cafe Binuang di kawasan wisata areal persawahan Binuang, Bantaragung, Majalengka, Jawa Barat belum lama ini.

Cafe modern yang menyuguhkan pemandangan eksotis di kawasan pedesaan dengan lanskap persawahan terasering di kaki gunung Ciremai ini, merupakan salah satu program pemberdayaan Yayasan Damandiri di sektor pariwisata yang mulai dijalankan sejak 2019 lalu.

Meski belum lama berdiri, namun Cafe Binuang, terbukti telah mampu menjadi daya tarik bagi wisatawan lokal maupun luar kota untuk berkunjung ke desa wisata Bantaragung. Hal itu terbukti dari membludaknya jumlah pengunjung yang datang setiap hari, khususnya pada akhir pekan.

Melalui sejumlah inovasi di sektor pariwisata inilah, Yayasan Damandiri melalui Koperasi Cipta Agung Mandiri, berupaya mengembangkan potensi desa wisata Bantaragung agar dapat semakin dikenal masyarakat secara luas.

Sehingga selain mampu menggerakkan perekonomian desa, adanya inovasi di sektor pariwisata ini juga diharapkan mampu meningkatkan pendapatan serta kesejahteraan seluruh warga desa.

Lihat juga...