Lima Ciri Khas Presiden Soeharto, dari Senyuman Hingga Gaya Bicara
Editor: Koko Triarko
YOGYAKARTA, Cendana News – Presiden ke-2 RI HM Soeharto dikenal sebagai sosok pemimpin dengan kharisma dan kepribadian yang khas.
Tak hanya dihormati dan dijunjung tinggi oleh rakyat, Presiden Soeharto juga disegani oleh masyarakat internasional.
Ini terbukti dari banyaknya tanda kehormatan yang diperolehnya dari sejumlah negara di dunia.
Seperti halnya tokoh besar dunia, sosok Soeharto pun teramat lekat di ingatan masyarakat.
Nah, berikut ini beberapa ciri khas Presiden Soeharto yang paling diingat oleh masyarakat luas;
- Senyuman
Presiden Soeharto terkenal sebagai sosok pemimpin yang selalu menebar senyum khasnya di berbagai kesempatan. Baik di dalam maupun luar negeri.
Sifat murah senyumnya bahkan membuat presiden 32 tahun ini mendapatkan julukan sebagai “The Smiling General’.
Hingga saat ini, wajah Soeharto dengan senyum tipisnya sering sekali terlihat di berbagai tempat dan kesempatan. Baik dalam gambar, stiker, pamflet, spanduk, meme, dan sebagainya.
- Gaya Bicara
Selain senyuman, semasa hidup Presiden Soeharto juga terkenal sebagai tokoh yang kerap menggunakan gaya bicara yang khas.
Dalam berbagai pidatonya, ia sering mengunakan kata akhiran -ken sebagai ganti kata akhiran -kan. Misalnya ‘memerintahkan’ menjadi ‘memerintahken’. Atau ‘lanjutkan’ menjadi ‘lanjutken’.
Soeharto juga kerap menggunakan kata sambung tertentu dalam menyusun sebuah kalimat. Misalnya, ‘… yang mana’ atau “… daripada,” dan sebagainya.
- Gaya Pakaian
Setiap presiden di negara manapun memiliki gaya berpakaian khas dan tersendiri. Gaya palaian ini mencitrakan kepribadian. Meski berasal dari kalangan militer, Soeharto tidak terlalu menonjolkan pangkat kemiliterannya dalam hal berbusana.
Dalam setiap acara kenegaraan, dia lebih banyak terlihat menggunakan busana resmi berupa jas hitam. Atau baju safari polos berwarna abu-abu tua.
Soeharto juga kerap terlihat menggunakan kemeja batik, atau sekadar kaos polos dalam sejumlah acara santai. Misalnya, saat sedang golf atau memancing.
- Cerutu
Presiden Soeharto semasa hidup juga gemar menghisap cerutu. Dalam berbagai foto yang beredar, Soeharto kerap terlihat sedang menghisap atau memegang cerutu berukuran besar.
Uniknya, cerutu ini tak selalu dinyalakan dengan api untuk dihisap asapnya.
Soeharto sering kali hanya memegang ceritu tersebut tanpa dinyalakan untuk sekadar digigit-gigit saja.
- Rambut Putih Beruban
Di akhir periode kepemimpinannya, salah satu ciri penampilan Presiden Soeharto yang sulit dilupakan adalah rambutnya yang hampir seluruhnya memutih atau beruban.
Hal ini bisa dipahami, mengingat Soeharto menjabat sebagai Presiden RI dalam waktu lama. Sejak usia 46 tahun hingga memasuki usia tua, 77 tahun.
Meski rambutnya telah banyak beruban, Soeharto tetap tampil apa adanya. Dia tidak menyemir rambut putihnya agar menjadi hitam.
Hal inilah yang justru menjadi ciri khas yang begitu melekat pada Soeharto di masa akhir kepemimpinannya.