Program Hibah Yayasan Damandiri ke Desa Binaan Cilampunghilir Capai Rp1 Miliar
Redaktur: Muhsin Efri Yanto
TASIKMALAYA, Cendana News – Sebelum strategi pemberdayaan berbasis desa berkembang dan diadopsi berbagai pihak seperti saat ini, sejak 2017 lalu Yayasan Damandiri sudah mulai merintis program semacam ini di 15 desa binaan yang tersebar di berbagai wilayah Pulau Jawa.
Strategi pemberdayaan berbasis desa dengan Koperasi sebagai motor penggeraknya ini, dipilih karena dinilai sebagai salah satu solusi paling efektif untuk mengatasi berbagai persoalan kemiskinan di tanah air mulai dari tingkatkan masyarakat paling bawah.
Tak hanya itu, keberadaan Koperasi sebagai soko guru perekonomian di setiap wilayah desa ini, juga dinilai sejalan dengan falsafah ekonomi yang dianut Indonesia selama ini. Yakni ekonomi berlandaskan Pancasila dengan Koperasi sebagai penggeraknya.
Salah satu contoh strategi pemberdayaan di tingkat desa yang dijalankan Yayasan Damandiri ini bisa dilihat di desa binaan Yayasan Damandiri, Cilampunghilir Padakembang Tasikmalaya Jawa Barat.
Mulai berjalan sejak tahun 2018 lalu, Yayasan Damandiri yang merupakan yayasan bentukan Presiden kedua RI HM Soeharto ini tak pernah berhenti melakukan program pemberdayaan masyarakat melalui koperasi yang dibentuk yakni Koperasi Amanah Galunggung Mandiri Cilampunghilir.
Hingga awal tahun 2022 ini saja, Yayasan Damandiri bahkan tercatat telah menyalurkan bantuan dana hibah sebesar Rp1 milyar lebih kepada masyarakat desa Cilampunghilir, lewat berbagai program pemberdayaan yang dilakukannya.
Dana bantuan berbentuk hibah tersebut disalurkan secara bertahap baik itu di bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan, keagamaan, santunan bagi warga miskin atau kurang mampu, hingga sejumlah kegiatan lainnya.
Pada tahun pertama atau 2018, Yayasan Damandiri diketahui telah menyalurkan bantuan dana hibah sebesar Rp105 juta. Meliputi dana pelatihan Tabur Puja/Modal Kita senilai Rp48 juta. Serta dana pengembangan desa sebesar Rp56 juta.
Pada tahun kedua atau tahun 2019, Yayasan Damandiri menggelontorkan dana bantuan hibah mencapai Rp791 juta. Meliputi dana operasional pengelola koperasi senilai Rp82 juta. Dana bantuan PAUD senilai Rp30 juta. Dana bantuan program Lantainisasi senilai Rp507 juta. Hingga dana bantuan program jambanisasi senilai Rp206 juta.
Sebagai informasi dana bantuan siswa PAUD ini diberikan kepada sebanyak 100 orang siswa penerima. Sementara bantuan lantainisasi diberikan pada sebanyak 388 kk, bantuan jambanisasi diberikan pada sebanyak 413 kk.
Pada tahun 2020, Yayasan Damandiri juga tercatat telah menyalurkan bantuan dana hibah senilai Rp85 juta. Terdiri dari bantuan sarana posyandu sebesar Rp3 juta. Serta bantuan hibah berupa santunan bagi warga terdampak Covid-19 senilai total Rp82 juta yang diberikan pada sebanyak 820 kk.
Untuk tahun 2021 Yayasan Damandiri menggelontorkan dana bantuan mencapai Rp22 juta untuk melaksanakan program renovasi masjid dan mushola. Total terdapat sebanyak 10 masjid dan mushola yang direnovasi di desa Cilampunghilir pada tahun 2021 lalu.
Program Renovasi masjid dan mushola ini bahkan tak hanya berhenti di tahun 2021. Pada Januari tahun 2022 ini, Yayasan bentukan Presiden Soeharto itu kembali melakukan program lanjutan. Total sebanyak 6 unit masjid dan mushola di desa Cilampunghilir kembali mendapatkan bantuan biaya renovasi senilai total Rp23 juta.
Adanya berbagai macam bantuan tersebut terbukti secara langsung telah memberikan dampak positif bagi pengembangan dan kemajuan Desa Cilampunghilir, Padakembang, Tasikmalaya, Jawa Barat. Baik itu dalam peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan dan lingkungan, keagamaan hingga perekonomian warga.
Apalagi selain menyalurkan dana bantuan program hibah, Yayasan Damandiri, melalui Koperasi Amanah Galunggung Mandiri selama ini juga aktif menggelontorkan bantuan lain dalam bentuk pinjaman senilai hampir Rp2 milyar lebih. Pinjaman ini difokuskan untuk membantu menumbuhkan perekonomian warga desa melalui unit usaha Modal Kita.