Manfaatkan Program Modal Kita, Slamet Jalankan Usaha Beternak Sapi

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

YOGYAKARTA, Cendana News — Manfaat program pemberdayaan ekonomi yang dijalankan Yayasan Damandiri sejak tahun 2017 lalu benar-benar dirasakan warga di desa Trirenggo Bantul Yogyakarta.

Satu dari sekian banyak warga yang merasakan langsung manfaat program tersebut adalah Slamet Wiyono (55) warga dusun Dowaluh, Cepoko, Trirenggo.

Lelaki paruh baya satu ini sudah tiga tahun terakhir menjadi nasabah tetap unit simpan pinjam ‘Modal Kita’ yang dijalankan Koperasi Gemah Ripah Trirenggo.

Melalui unit ‘Modal Kita’ inilah ia mengaku bisa mendapatkan pinjaman modal untuk menjalankan usaha sampingan yakni beternak sapi dan ayam kampung.

“Saya sudah sekitar tiga tahun terakhir pinjam modal ke koperasi (Gemah Ripah). Pertama kali pinjam itu Rp2 juta. Lalu di tahun ke dua dan ketiga tambah jadi Rp3 juta. Modal itu saya gunakan untuk beternak sapi dan ayam,” katanya.

Meski hanya usaha sambilan, Slamet mengaku sangat terbantu dengan adanya program pinjaman modal usaha yang dijalankan Yayasan Damandiri melalui Koperasi Gemah Ripah Trirenggo ini.

Pasalnya di samping mendapatkan hasil dari bekerja sebagai petani, kini ia pun juga bisa mendapat penghasilan tambahan dari usaha berternak sapi dan ayam kampung dengan bantuan modal koperasi.

“Ya sangat membantu, karena bisa untuk tambah-tambah modal beli kebutuhan pakan ternak. Sehingga saat butuh uang sapi bisa dijual. Kemarin saya juga baru jual sapi usia remaja. Hasilnya lumayan,” katanya.

Slamet mengaku memilih meminjam modal ke koperasi karena syaratnya yang mudah serta pembayaran bunganya yang bisa dilakukan setiap sebulan sekali. Sehingga tidak memberatkan.

“Selain itu, kalau mau pinjam atau bayar cicilan dekat. Karena kelompoknya hanya satu wilayah RT. Ketuanya juga hanya tetangga sekitar. Jadi sangat dekat,” ungkapnya.

Slamet hanya berharap agar program semacam ini dapat terus berjalan di desanya. Hal tersebut dapat membantu warga masyarakat dari kalangan menengah ke bawah seperti dirinya.

Sebagaimana diketahui, Yayasan Damandiri menetapkan desa Trirenggo Bantul sebagai desa binaan sejak tahun 2017 lalu. Melalui program Desa Cerdas Mandiri Lestari (DCML) Yayasan bentukan Presiden Kedua RI HM Soeharto ini aktif memberikan aksea pinjaman modal usaha bagi warga miskin di desa Trirenggo.

Pada tahun 2022 ini tercatat ada sekitar 1060 warga miskin/kurang mampu di desa Trirenggo yang merima manfaat program pinjaman modal usaha ini. Yakni dengan guliran dana total mencapai sekitar Rp3,6 milyar.

Melalui program pemberdayaan ekonomi inilah Yayasan Damandiri berupa meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan warga desa. Yang pada akhirnya diharapkan mampu mengatasi persoalan kemiskinan yang ada, sebagaimana dicita-citakan pendiri Yayasan yakni Presiden Soeharto.

Lihat juga...