DCML Cilongok Berencana Rombak Pabrik untuk Bisa Hasilkan Gula Semut Cair
Redaktur: Muhsin Efri Yanto
BANYUMAS, Cendana News – Koperasi Utama Sejahtera Mandiri sebagai Koperasi binaan Yayasan Damandiri berencana merombak pabrik gula semut yang ada di Desa Cerdas Mandiri Lestari (DCML) Cilongok Banyumas Jawa Tengah.
Perombakan ini dilakukan untuk bisa menghasilkan varian produk baru berupa gula cair, yang dinilai memiliki nilai jual lebih tinggi dibandingkan dengan gula merah.
Pengurus Koperasi Utama Sejahtera Mandiri Lestari, Riyan Hidayat mengatakan, pihaknya saat ini tengah mencari investor untuk bisa mewujudkan rencana tersebut. Diharapkan dengan adanya perombakan ini, usaha produksi gula di DCML Cilongok dapat berjalan lebih maksimal.
“Saat ini kita sedang berencana merevitalisasi pabrik gula yang ada di DCML Cilongok ini. Revitalisasi ini dilakukan agar kita bisa melakukan konversi hasil produksi gula dari semula gula semut padat, menjadi gula semut cair,” ujarnya.
Menurut Riyan, dengan memproduksi gula semut cair, keuntungan Koperasi dinilai akan bisa meningkat jika dibandingkan hanya memproduksi gula padat saja. Pasalnya selain harga jual gula cair lebih tinggi, bahan baku pembuatan gula cari juga dinilai lebih mudah untuk didapatkan.
“Kalau gula padat itu harganya Rp15 ribu per kilo. Sementara gula cair bisa mencapai Rp19 ribu per kilo dengan pasar hotel-hotel maupun restoran. Jadi selisihnya cukup jauh. Selain itu, ketersediaan bahan baku pembuatan gula cair juga lebih mudah jika dibandingkan dengan gula padat,” katanya.
Untuk bisa memproduksi gula cair, Riyan menyebutkan, perlu ada perombakan di pabrik DCML Cilongok. Salah satunya adalah mendatangkan mesin khusus pengolah gula cair, berupa pemanas yang bisa mencairkan gula padat.
“Mudah-mudahan kita segera bisa mendapatkan investor untuk bisa merealisasikan rencana ini. Sehingga usaha produksi gula di DCML Cilongok ini bisa semakin maju dan berkembang,” katanya.
Sebagaimana diketahui Yayasan Damandiri menetapkan desa Cilongok Banyumas Jawa Tengah sebagai desa binaan melalui program Desa Cerdas Mandiri Lestari (DCML) sejak 2019 silam.
Lewat Koperasi Utama Sejahtera Mandiri, Yayasan yang didirikan Pak Harto ini melakukan upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat desa dengan mendirikan berbagai program percontohan usaha.
Salah satu diantaranya adalah membangun pabrik gula semut. Pabrik gula ini didirikan untuk membantu meningkatkan perekonomian masyarakat desa Cilongok yang mayoritas penduduknya berprofesi sebagai penderes kelapa maupun pembuat gula semut rumahan.
Meski belum maksimal, selama tiga tahun berjalan, Pabrik Gula DCML Cilongok ini tercatat mampu memproduksi sekitar 10 ton gula semut per bulan. Bahan baku gula semut diambil dari para petani untuk kemudian diolah dan hasilnya didistribusikan ke konsumen, dengan bekerjasama dengan salah satu perusahaan mitra.
Selain dapat membuka lapangan kerja baru serta meningkatkan pendapatan warga, berbagai program percontohan ini juga diharapkan mampu mendorong serta menginspirasi warga desa agar mau terjun dan memulai usaha di sektor-sektor tersebut.
Yang pada akhirnya akan mampu meningkatkan kesejahteraan warga serta mengatasi persoalan kemiskinan dan tingginya angka pengangguran.