Seluruh Ternak Sapi Kelompok Ngudi Rejeki DCML Argomulyo Berhasil Bunting dan Melahirkan

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

YOGYAKARTA — Meski telah 5 tahun lebih berjalan, usaha ternak sapi Kelompok Ternak Ngudi Rejeki, dusun Kaliberot, yang berada di bawah binaan Koperasi Sahabat Damandiri Sejahtera Desa Cerdas Mandiri Lestari (DCML) Argomulyo Sedayu Bantul terbukti tetap mampu eksis dan bertahan.

Ketua Kelompok Ternak Ngudi Rejeki di dusun Kaliberot DCML Argomulyo Sedayu Bantul Yogyakarta, Rakimin. Foto: Jatmika H Kusmargana

Bahkan setelah sempat beberapa di antaranya mengalami gangguan reproduksi, kini seluruh ternak diketahui telah mampu bunting dan melahirkan anakan seluruhnya. Terakhir satu ekor ternak sapi bahkan diketahui baru saja bunting dan melahirkan untuk ke sekian kalinya, sehingga menambah jumlah anakan yang telah dihasilkan kelompok ini.

Ketua Kelompok Ternak Ngudi Rejeki, Rakimin menyebutkan, dari total sebanyak 13 ekor sapi, sebelumnya ada sebanyak 5 ekor sapi yang diketahui tidak bisa bunting meski telah dipelihara sejak 4 tahun terakhir. Namun setelah dilakukan serangkaian pemeriksaan dan pengobatan secara rutin, jumlah sapi yang mengalami masalah reproduksi itu kini bisa teratasi.

“Sebelumnya ada sebanyak 5 ekor sapi yang belum bisa bunting. Lalu berkurang menjadi 2 ekor. Terakhir kemarin semuanya telah bisa bunting,” katanya belum lama ini.

Keberhasilan kebuntingan sejumlah ternak ini bisa terjadi tak lepas karena kelompok ternak Ngudi Rejeki rutin mengikuti kegiatan Posyandu Hewan yang dilaksanakan dinas peternakan setempat untuk memastikan kesehatan seluruh ternak.

Posyandu hewan ternak ini rutin dilakukan setiap 3-4 bulan sekali bertempat di kandang kelompok ternak Ngudi Rejeki dusun Kaliberot, dengan sejumlah agenda di antaranya pemeriksaan atau pengecekan kesehatan rutin, pemberian obat atau vitamin, hingga pelayanan inseminasi buatan bagi indukan.

“Alhamdulillah setelah sekian tahun merawat dan memelihara, seluruh peternak akhirnya bisa merasakan hasil,” ungkapnya.

Sebagaimana diketahui sejak ditetapkan sebagai desa binaan tahun 2017 silam, Yayasan Damandiri melakukan upaya pemberdayaan di sektor peternakan dengan mendirikan unit usaha ternak sapi di dusun Kaliberot Argomulyo. Melalui program Desa Cerdas Mandiri Lestari (DCML) Yayasan Damandiri memberikan bantuan modal berupa 15 ekor sapi betina untuk dipelihara.

Dari 15 ekor sapi bantuan tersebut, pada perkembangannya ada sejumlah sapi yang mati, sehingga tinggal 13 ekor. Meski begitu hingga saat ini tercatat seluruh sapi tersebut telah mampu produktif dengan menghasilkan belasan anakan.

Beberapa ekor sapi bahkan tercatat sudah mampu menghasilkan anakan hingga 2-3 kali. Tercatat Lebih dari 6 ekor anakan sapi diantaranya, telah dijual para peternak, dengan persentase pembagian hasil 70-80 persen untuk peternak sementara 20-30 persen untuk Koperasi.

Diharapkan melalui pemberdayaan di sektor peternakan ini lah, warga desa dapat memiliki penghasilan tambahan yang mampu meningkatkan kesejahteraan dan taraf hidup mereka. Yang pada akhirnya diharapkan mampu berkontribusi mengatasi persoalan kemiskinan yang ada.

Lihat juga...