Di Masa Pandemi Usaha Bibit Anggur Menguntungkan
Editor: Koko Triarko
JAKARTA – Di tengah pandemi Covid-19, budi daya pembibitan anggur menjadi peluang usaha yang menjanjikan dengan omzet jutaan rupiah per bulan.
Seperti Lukman Widodo (43), yang memanfaatkan lahan terbatas pekarangan rumahnya untuk budi daya pembibitan anggur yang tertata rapi di polybag.
Suasana pekarangan rumah Lukman pun terasa sangat asri dan nyaman oleh rindang dedaunan hijau pohon bibit anggur.
“Saya ini hobi bercocok tanam, dan pembibitan anggur, saya belajar secara otodidak. Terlihat bagus, saya tekuni terus hingga berkembang jadi lahan usaha,” ujar Lukman kepada Cendana News, saat ditemui di rumahnya di Jalan Buni Gang Mawar Dalam, Kelurahan Munjul, Jakarta Timur.
Menurutnya, anggur ini salah satu buah yang banyak disukai masyarakat. Bahkan, sudah banyak orang yang menanam pohon anggur di halaman rumahnya untuk penghijauan.
Lukman pun menceritakan, awal merintis usaha ini dimulai dari upaya dirinya untuk menghijaukan lingkungan tempat tinggalnya dengan pohon anggur.

“Orientasi saya itu penghijauan lingkungan. Jadi, di setiap lorong gang yang dilewati itu ada anggur bergelantungan. Alhamdulillah, lingkungan tempat tinggal saya sudah rindang dengan pohon anggur,” ujar Lukman Widodo, yang menjabat Ketua RT09 Munjul.
Asrinya lingkungan membuat Lukman harus berpikir terkait bibit anggur yang harus lebih banyak didapatkan. Kemudian dia bergabung dengan komunitas anggur Jakarta.
“Awal 2021, saya gabung komunitas anggur Jakarta. Tujuannya untuk lebih mengetahui pembibitan anggur. Dari hobi, belajar dadakan otodidak pembibitan ternyata bisa menjanjikan,” ujar ayah dua anak ini.
Apalagi, menurutnya di tengah pandemi Covid-19, kegiatan lebih banyak di rumah. Karena Lukman telah berhenti bekerja dari perusahaan penerbitan buku.
“Nggak kerja lagi, ada kegiatan, saya fokus di pembibitan anggur. Sebagian bibit ditanam di lingkungan dan selebihnya dijual. Jadi, ada kesibukan penghijauan dan rintis usaha,” ujar Lukman.
Usaha pembibitan anggur miliknya bernama Ammar Grape di pekarangan rumahnya, dipenuhi ragam varian anggur. Di antaranya jenis anggur jupiter, ninel, akademik, baikonur, banana, trans, jubilee, gozv dan lainnya.
Semua bibit anggur yang dijual Lukman adalah jenis anggur impor hasil pembibitan teknik grafting atau sambung tunas.
Untuk penjualan bibit anggur dipasarkan secara offline dan online. Pembelinya dari berbagai kalangan, dari Jakarta Timur dan sekitarnya, bahkan luar kota.
“Pembelinya kebanyakan masyarakat umum, atau pehobi tanaman dan pemula yang ingin nanam anggur di rumahnya. Alhamdulillah, selalu ramai pembeli, tiap bulannya itu 40-50 bibit anggur terjual,” ujar pria kelahiran Mojokerto 43 tahun ini.
Dari penjualan bibit anggur ini, Lukman dapat meraup pendapatan jutaan rupiah setiap bulannya. Harga bibit anggur dijual kisaran Rp150 ribu-250 ribu per batang.
“Alhamdulillah, pendapatan dari bibit anggur antara Rp5 juta-Rp7 juta per bulan,” kata Lukman.
Untuk pemasaran, Lukman juga mengikuti pameran komunitas anggur Jakarta. Ini dia lakukan untuk lebih mendekatkan usahanya kepada masyarakat, sehingga lebih dikenal lagi.
“Di pameran itu, saya tampilkan budi daya bibit anggur ini dan sambutan masyarakat bagus, banyak yang beli,” ujar Lukman Widodo, yang juga menjabat koordinator lapangan wilayah Jakarta Timur dalam komunitas anggur Jakarta.
Menurutnya, usaha pembibitan anggur ini sangat menjanjikan jika ditekuni dengan baik. Apalagi, hobi banyak orang menanam pohon anggur untuk penghijauan di rumahnya makin gencar dilakukan.
“Jadi potensinya sangat bagus untuk usaha, menjanjikan. Contohnya, saya modal awal rintis usaha ini cuma Rp300 ribu. Itu untuk beli batangan dan peralatan grafing. Perawatannya juga mudah tidak ribet,” bebernya.
Alarthur (21), salah satu pembeli mengaku sengaja datang ke rumah Lukman untuk membeli bibit anggur. Karena merasa tertarik melihat rumah saudaranya rindang dengan pohon anggur yang daunnya merambat.
Bahkan, kata dia, kalau panen buahnya sangat banyak dan terasa manis. Sehingga dirinya mengaku makin tertarik untuk segera menanamnya.
“Saya beli ini bibit anggur varian ninel dan jupiter ke pak Lukman, atas saran saudara saya. Nanti mau ditanam di halaman rumah pakai polybag. Mudah-mudahan tumbuh bagus dan berbuah lebat,” ujar Alarthur, kepada Cendana News ditemui Selasa (21/9/2021).
Saat membeli bibit anggur, Alarthur juga diajari Lukman cara merawat pohon anggur agar tumbuh dengan baik. “Jangan lupa pohon anggurnya disiram pupuk cair organik setiap tiga hari sekali tanpa tambahan pupuk kimia,” tukas Lukman, mengingatkan.