Roti Goreng Topping Keju, Padanan Minum Kopi
Redaktur: Muhsin Efri Yanto
MAUMERE — Roti goreng merupakan sebuah kue yang biasa dibuat masyarakat di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk dikonsumsi saat minum teh atau kopi di pagi hari maupun sore hari bersama anggota keluarga atau dihidangkan bagi para tamu.

“Saya membuat roti goreng untuk dikonsumsi sendiri bersama teman-teman dan keluarga,” ungkap Cucun Suryana, warga Kelurahan Waioti, Kota Maumere, Kabupaten Sikka, NTT saat ditemui di rumahnya, Sabtu (7/8/2021).
Cucun menyebutkan, roti goreng gampang dibuat dan dirinya pun iseng-iseng belajar membuatnya untuk dibagikan kepada teman-teman.
Dijelaskannya, bahan-bahan yang digunakan yakni tepung terigu, susu bubuk, mentega, satu bungkus ragi, beberapa butir telur ayam sesuai kebutuhan, gula pasir dan garam secukupnya.
Dikatakan, untuk topping atau bagian atas roti goreng diberi keju parut dan gula halus untuk membuat rasanya lebih enak.
“Untuk membuatnya, pertama-tama kita harus membuat adonannya terlebih dahulu. Siapkan air hangat lalu masukkan ragi dan gula pasir lalu aduk hingga gulanya larut,” terangnya.
Sesudahnya, masukan tepung terigu, kuning telur, gula pasir dan susu bubuk ke dalam campuran ragi dan gula yang telah halus tersebut.
Lanjutnya, aduk hingga merata lalu tambahkan mentega secukupnya sambil terus diaduk adonannya hingga elastis atau kenyal.
Ditambahkan, adonan yang telah tercampur merata tersebut dibuat berbentuk bulat sesuai ukuran menggunakan tangan.
“Adonan yang berbentuk bulat tersebut pun didiamkan dan ditutup dengan kain serbet. Adonan tersebut didiamkan minimal selama satu jam hingga mengembang dua kali lipatnya,” urainya.
Cucun menambahkan, ambil putih telur dan tuangkan ke dalam wadah khusus yang akan dipergunakan untuk mencelup adonan.
Celupkan adonan berbentuk bulat tetsebut ke dalam cairan putih telur lalu angkat dan balurkan dengan tepung terigu.
“Goreng adonan berbentuk bulat tersebut dengan mengatur nyala kompor agar jangan terlalu besar. Setelah matamg, angkat dan biarkan hingga dingin. Oleskan gula halus ke seluruh kue lalu susun di wadah,” bebernya.
Langkah terakhir sebut Cucun, ambil keju batangan lalu parut keju dan letakan di atas roti goreng sebelum dihidangkan.
Sementara itu, Elisabeth Maria Dato warga Kelurahan Waioti lainnya menyebutkan, di Kota Maumere memang biasa dijual roti goreng berbagai ukuran oleh warga saat pagi atau sore hari.
Elisabeth mengakui, roti goreng yang dijual biasanya tidak dilumuri gula halus dan hanya beberapa saja yang melumurinya dengan gula halus.
Lanjutnya, jarang sekali roti goreng dberi topping keju kecuali donat yang biasa dijual toko-toko roti.
“Biasanya roti goreng biasa diual dengan harga Rp1.000 per buahnya sementara yang diberi topping keju atau cokelat dengan ukuran lebih besar dihargai Rp2 ribu per buahnya,” ungkapnya.