Melihat Budidaya Ikan Kerapu di Kampung Kerapu Situbondo
Redaktur: Muhsin Efri Yanto
SITUBONDO — Kabupaten Situbondo, Jawa Timur terkenal dengan wisata alam bahari yang banyak di kunjungi oleh wisatawan lokal. Salah satunya wahana rekreatif wisata bahari Kampung Kerapu.
Taufik Rahman, warga Desa Klatakan, Kecamatan Kendit, Situbondo mengatakan, wahana wisata kampung kerapu menyajikan banyak fasilitas rekreasi bagi wisata lokal.
“Wisatawan yang datang kesini bisa melihat langsung budidaya ikan kerapu menggunakan kapal boat yang kami sediakan,” ujar Taufik Rahman kepada Cendana News, di Desa Klatakan, Kecamatan Kendit, Situbondo, Minggu(8/7/21).
Taufik mengatakan, wisatawan yang dapat melihat langsung budidaya ikan kerapu milik nelayan juga dapat menikmati indahnya pegunungan tinggi, yang bersebelahan dengan wisata kampung kerapu.
“Di sebelah selatan itu ada pegunungan tinggi yang bagus sebagai spot foto. Nuansa pemandangan hijau akan lebih terlihat menarik pada saat memasuki musim hujan, karena banyak pohon dan rumput yang tumbuh,” ungkapnya.
Ketersediaan fasilitas muatan wisatawan menyusuri budidaya ikan kerapu bukan merupakan satu-satunya fasilitas wisata yang ada. Taufik menyebutkan, wisatawan masih bisa menikmati wahana lain, seperti banana boat, speed boat, spot foto, suasana pantai yang landai dan sejuk.
“Keadaan ombak di sekitar pantai disini landai, sehingga aman untuk wisatawan yang menyukai wisata bahari. Tentu dengan perlengkapan keselamatan juga sudah disiapkan,” jelasnya.
Taufik mengatakan, selama masa pandemi, wahana wisata kampung kerapu beberapa kali aktif dioperasikan untuk wisatawan, juga dilakukan penutupan tempat wisata selama PPKM.
“Saat ini masih ditutup area wisata kampung kerapu,” ucapnya.
Secara terpisah, operator teknisi wisata kerapu, Jamal, warga Desa Beringin, Kecamatan Panarukan, Situbondo mengatakan, sembari menunggu wisata dapat dioperasikan kembali, dirinya lebih banyak meninjau alat-alat wisata yang ada. Sebab, kerusakan bisa terjadi apabila tidak rutin diperiksa.
“Saat ini beberapa alat pancuran air yang saya perbaiki, lebih tepatnya service rutin, untuk melihat kelancaran air yang keluar. Selain itu juga sistem operasi kabel listrik yang tersambung dengan air pancu. Supaya nanti jika beroperasi kembali, semuanya aman dan berfungsi dengan baik,” ungkapnya.