Koperasi Jaya Mandiri Sejahtera Dorong Pembangunan ‘Rest Area’ di Bukit Soeharto
Redaktur: Satmoko Budi Santoso
PONOROGO – Koperasi Jaya Mandiri Sejahtera di Desa Cerdas Mandiri Lestari (DCML) Badegan, Ponorogo, Jawa Timur, berupaya mendorong pembangunan kawasan rest area di sekitar objek wisata Bukit Soeharto yang terletak di Jalan Raya Ponorogo-Wonogiri, dalam waktu dekat ini.
Pembangunan rest area ini terus diupayakan mengingat objek wisata Bukit Soeharto, sampai dengan saat ini, belum bisa beroperasi akibat ketidakjelasan pembukaan objek wisata di tengah situasi pandemi Covid-19 dan pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
“Objek wisata Bukit Soeharto belum bisa beroperasi sama sekali sejak 2 bulan terakhir. Akibatnya sekitar 30 orang petugas pengelola serta 60-an lebih pelaku UKM yang merupakan warga desa tak bisa mendapatkan pemasukan sama sekali. Karena itu solusinya, rest area harus segera dibangun. Sehingga warga tetap bisa mendapat pemasukan,” ujar Manajer Umum Koperasi Jaya Mandiri Sejahtera, Wahyu Bintoro, Kamis (19/8/2021).

Tak seperti objek wisata pada umumnya, menurut Wahyu, sesuai ketentuan pemerintah yang berlaku, kawasan rest area tetap bisa beroperasi meski PPKM sedang berjalan. Sehingga dengan adanya kunjungan di rest area ini, diharapkan, warga desa baik itu pedagang kuliner, oleh-oleh, maupun tukang parkir, tetap bisa bekerja dan mendapatkan penghasilan.
“Sejak awal penataan kawasan Bukit Soeharto ini, pembangunan rest area memang sudah direncanakan. Namun memang sampai saat ini pembangunan belum bisa terealisasi. Karena itu kita harapkan pihak-pihak terkait dapat segera bergerak membantu. Sehingga akan memberikan manfaat ekonomi bagi warga sekitar, terlebih di masa pandemi,” jelasnya.
Selain pembangunan rest area, Wahyu juga menyebut masih perlunya pembangunan lanjutan kawasan Bukit Soeharto seluas kurang lebih 6 hektare, yang saat ini baru mencapai sekitar 60 persen. Pembangunan itu meliputi wahana permainan untuk anak-anak, spot-spot foto selfie bagi pengunjung, hingga pembenahan pusat kuliner dan oleh-oleh yang berada tepat di sisi timur Bukit Soeharto.

“Pembangunan lanjutan Bukti Soeharto ini juga terus kita dorong. Mengingat sampai saat ini masih banyak sekali yang perlu dibenahi. Mestinya masa pandemi seperti sekarang ini, merupakan saat yang tepat bagi objek wisata untuk melakukan pembenahan-pembenahan. Karena objek wisata ditutup dan tidak ada pengunjung,” jelasnya.
Sebagaimana diketahui, sejak 2018 Ialu, Yayasan Damandiri menetapkan Desa Badegan Ponorogo, sebagai desa binaan program Desa Cerdas Mandiri Lestari.
Lewat program ini Yayasan Damandiri berupa mengatasi persoalan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Desa Badegan melalui berbagai program pemberdayaan.
Selain mendirikan koperasi Jaya Mandiri Sejahtera sebagai motor penggerak ekonomi, Yayasan Damandiri juga memberikan akses pinjaman modal usaha bagi warga miskin melalui program Modal Kita.
Sementara di sektor pariwisata, Yayasan Damandiri merenovasi total dan menata ulang Bukit Soeharto, sebagai objek wisata baru di wilayah perbatasan Wonogiri Jawa Tengah dan Ponorogo Jawa Timur ini.