Kelezatan Ayam Woku Kemangi Terasa hingga Tulang
Editor: Koko Triarko
SEMARANG – Daging ayam menjadi bahan makanan yang paling mudah diolah. Mau digoreng, direbus, dikukus hingga dibakar, semuanya bisa. Beragam resep makanan berbahan daging ayam pun banyak bertebaran, namun belum sah rasanya jika belum mencoba masakan ayam woku kemangi.
Ayam woku kemangi sebenarnya merupakan sajian khas Manado, dengan aroma khas daun kemangi yang begitu menggugah selera. Apalagi saat dimakan bersama nasi putih hangat, rasanya pun kian nikmat. Serunya lagi, resep ayam woku kemangi ini juga terbilang mudah dan dapat dilakukan di rumah.

“Ayam woku kemangi ini menjadi salah satu sajian favorit keluarga. Selain rasanya enak, seluruh keluarga juga menyukainya, cara membuatnya pun mudah dan cepat,” papar penggemar ayam woku kemangi di Semarang, Vita Vebrianti, saat ditemui di rumahnya, Sabtu (30/1/2021).
Warga Plamongan, Hijau Pedurungan, Semarang tersebut, mengaku minimal sebulan sekali selalu memasak menu tersebut.
“Cara membuatnya, pertama ayam mentah segar dimarinate atau diberi perasan jeruk nipis. Tujuannya untuk menghilangkan bau amis, setelah didiamkan sekitar 15 menit, daging ayam kemudian dicuci bersih. Lalu diberi garam, tunggu selama 5 menit, setelah itu digoreng setengah matang,” terangnya.
Langkah selanjutnya, siapkan bumbu-bumbu. Biar mudah, bumbu tersebut tidak perlu diuleg, namun bisa diblender. Mulai dari bawang merah, bawang putih, daun kemiri, daun jeruk serta cabai.
“Kalau cabai sesuai selera, kalau mau pedas, tinggal ditambah jumlahnya. Namun sebaliknya, jika tidak suka pedas, gunakan cabai seperlunya saja,” imbuhnya lagi.
Bumbu halus tersebut kemudian digongso atau digoreng dengan sedikit minyak, bersama dengan daun sereh, laos, jahe dan daun salam. Tunggu sampai bumbu halus berubah warna kecokelatan dan mengeluarkan aroma wangi.
“Setelah itu, ayam yang sudah digoreng setengah matang dimasukkan ke dalam wajan berisi bumbu. Jangan lupa ditambahkan segelas air, untuk membantu agar ayam matang sempurna,” lanjut pemilik akun vita_vebrianti tersebut.
Agar lebih terasa lezat, ditambahkan fibre creme atau kepala susu, sebagai pengganti santan. “Cukup 2-3 sendok makan, sembari diaduk agar tercampur semua. Fibre creme ini untuk pengganti santan, karena lebih sehat,” paparnya, lebih jauh.
Sesuai namanya, pada langkah terakhir masukkan daun kemangi yang sudah dicuci bersih, campur hingga merata. Tidak lupa tambahkan gula pasir, garam dan penyedap rasa.
“Jika air sudah berkurang, daging ayam sudah empuk, artinya masakan tersebut sudah jadi dan siap disantap,” tandasnya.
Menu ayam woku kemangi tersebut juga sering dibagikan sebagai lauk pelengkap nasi bungkus untuk sedekah, yang kerap dilakukannya. “Pada suka, karena mungkin jarang ada yang masak ayam woku kemangi, jadi baru pertama kali merasakannya,” tambah Vita.
Kelezatan ayam woku kemangi pun diakui Shelica Alesi. Si adik tersebut, mengaku sering menjadi tukang incip beragam menu masakan sang kakak. “Rasanya enak, bahkan rasa bumbunya tersama sampai ke dalam tulang, saking empuknya. Selain itu juga tidak bau amis,” terangnya.
Dirinya pun mengakui jika ayam woku kemangi menjadi salah satu menu favoritnya. “Perpaduan antara daging ayam yang empuk dengan wangi kemangi, menjadikan cita rasa tersendiri. Apalagi dimakan dengan nasi hangat, pasti dijamin enak,” pungkasnya.