Sembilan Rumah Sakit di Pekanbaru Dipenuhi Pasien COVID-19
PEKANBARU – Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru memastikan, ada 13 rumah sakit di kota tersebut, yang bisa menampung pasien COVID-19. Pelayanannya, mulai dari pengobatan hingga pasien dikonfirmasi sembuh.
“Kondisi terkini, sembilan rumah sakit dipenuhi pasien positif corona di Pekanbaru. Sampai Kamis (17/9/2020), hanya tersisa 83 ranjang pasien yang masih tersisa,” kata Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Kesehatan Pekanbaru, dr Zaini Rizaldy, Kamis (17/9/2020).
Menurut Zaini Rizaldy, ruang isolasi pasien positif virus corona di sembilan rumah sakit, terhitung pada Kamis (17/9/2020) dinyatakan Poenuh. Namun, untuk penanganan pasien di ruang isolasi masih bisa dilakukan di 13 rumah sakit lainnya.
Sembilan rumah sakit yang tidak mampu menampung pasien positif COVID-19 di ruangan khusus di antaranya, RS Awal Bros di Jalan Jenderal Sudirman, ruang isolasi rumah sakit ini sudah diisi 44 pasien positif virus corona. Kemudian, RS Hermina 14 pasien, RS Syafira 27 pasien, RS Prima 13 pasien, RS Bhayangkara 15 pasien, RS Prof Dr Tabrani 5 pasien, dan RS Eka Hospital 84 pasien serta RSUD Arifin Achmad 86 pasien, RSD Madani 24 pasien.
“Kesembilan rumah sakit tersebut sudah penuh untuk pasien positif corona, sedangkan rumah sakit lain yang masih bisa menampung pasien positif COVID-19 yakni RS Islam Ibnu Sina. Rumah sakit ini masih bisa menampung lima pasien lagi, dari kapasitas tampung 12 pasien,” jelasnya.
Untuk RS Tentara masih bisa menampung lima orang lagi, dari kapasitas 10 pasien yang dirawat. RS Awal Bros Ahmad Yani dua pasien lagi dari kapasitas 62, RS Aulia Hospital 11 pasien lagi dari kapasitas 67 pasien, dan RS Santa Maria 8 orang lagi dari kapasitas 30 pasien.
RSUD Petala Bumi 7 orang lagi dari kapasitas 27 pasien, RS Awal Bros Panam 1 orang lagi dari kapasitas 47 pasien. RS PMC 1 orang lagi dari kapasitas 25 pasien. RS Bina Kasih 1 orang lagi dari kapasitas 6 pasien. RS Samsani 12 orang lagi dari kapasitas 34 pasien. RSAU Roesmin Nurjadin 1 orang lagi dari kapasitas 2 pasien. RS UNRI 9 orang lagi dari kapasitas 11 pasien. RS Jiwa Tampan 20 orang lagi dari kapasitas 32 pasien.
“Jadi, ruang isolasi yang sudah terisi pasien corona yang tersedia di 22 rumah sakit sebanyak 594 buah, sedangkan ranjang pasien yang masih kosong kini tersedia 83 unit,” jelasnya. (Ant)