Lima Kabupaten di Sulbar Menjadi Sentra Pengembangan Kedelai
MAMUJU – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) mengembangkan tanaman kedelai di lima kabupaten. Penunjukan dilakukan dalam rangka memulihkan ekonomi dan diikuti dengan pemberian bantuan bibit.
“Sebanyak 2.250 ton bantuan bibit kedelai disiapkan untuk 50 ribu hektare lahan di tanah Sulbar,” kata Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar, di Mamuju, Minggu (16/8/2020).
Bantuan bibit tersebut [ada tahap awal akan disalurkan ke empat kabupaten, Polewali Mandar, Mamuju, Mamuju Tengah, Pasangkayu. “Desa Sumberjo Kabupaten Polewali Mandar pada tahap awal pengembangan kedelai akan menjadi desa sasaran, dan akan dikembangkan kedelai di atas lahan seluas lima ribu hektare, “kata Ali Baal.

Secara keseluruhan, pada tahap awal di Kabupaten Polewali Mandar dikembangkan 500 hektare lahan, dan di 2021 ditargetkan mencapai 50 ribu hektare, dengan kehutuhan dua ribu bibit kedelai. Ali Baal mengapresiasi dan terima kasih kepada PT. Multi Agro Gemilang Plantation, yang membantu pembangunan pertanian komoditi kedelai di Sulbar. “Kendala yang dihadapi petani dalam pengembangan kedelai akan teratasi, sehingga sehingga ke depan pengembangan kedelai akan memulihkan ekonomi daerah, dari sektor pertanian yang karena pertanian menjadi tulang punggung perekonomian Sulbar,” tandas Ali Baal.
Pemprov Sulbar disebutnya, membuka ruang kepada para investor untuk menjalin kerja sam. Hal itu dibutuhkan, untuk memulihkan semangat petani dan masyarakat menekuni usaha pengembangan kedelai, di tengah pandemi Covid-19. (Ant)