Bupati Banyumas Instruksikan ‘Swab Test’ untuk Kantor Pelayanan Publik

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

PURWOKERTO – Penyebaran Covid-19 pada klaster perkantoran di wilayah Kabupaten Banyumas semakin meluas, karenanya Bupati Banyumas, Achmad Husein menginstruksikan agar kembali dilakukan swab test terhadap kantor-kantor pelayanan publik yang langsung melayani masyarakat.

Data terbaru, satu pegawai Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Dinakerkop UKM) Kabupaten Banyumas terkonfirmasi positif Covid-19. Demikian pula dengan satu pegawai tenaga kesehatan di Balai Kesehatan Masyarakat, Ibu dan Anak (BKMIA).

“Baik yang pegawai Dinakerkop UKM maupun BKMIA ini merupakan orang tanpa gejala (OTG) dan mereka sebenarnya sangat mematuhi protokol kesehatan serta tidak mempunyai riwayat perjalanan keluar kota,” kata Bupati, Sabtu (22/8/2020).

Pegawai Dinakerkop UKM ini terkadang bertugas di Mal Pelayanan Publik (MPP) secara bergiliran. Ia merupakan warga Kecamatan Purwokerto Utara. Sedangkan nakes di BKMIA merupakan perempuan berusia 29 tahun dan berasal dari Kecamatan Sokaraja, Kabupaten Banyumas.

Lebih lanjut Bupati menjelaskan, klaster perkantoran harus mendapat perhatian serius, terutama yang berhubungan langsung dengan pelayanan publik. Karenanya, bupati meminta untuk dilakukan swab test lagi secara random.

“Untuk MPP, kemudian Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dindukcapil) kemarin sudah dilakukan swab test dan akan kita minta lagi untuk swab secara random, begitu juga dengan perkantoran lainnya,” kata Husein.

Sementara itu, untuk 6 puskesmas yang kemarin sempat ditutup dan pelayanannya dialihkan karena ada tenaga kesehatan yang terkonfirmasi positif Covid-19, saat ini lima di antaranya sudah mulai beroperasi kembali. Sehingga tinggal 1 puskesmas yang masih dilakukan pembersihan hari ini dan kemungkinan besok juga sudah mulai dioperasikan kembali.

Bupati juga meminta perkantoran swasta untuk dilakukan swab test. Untuk perbankan sudah berjalan dan dikoordinir langsung oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Purwokerto. Sedangkan untuk perkantoran lainnya di luar pemkab, seperti kantor pos, PT dan lainnya, Bupati akan menawarkan swab test massal. Atau jika instansi mereka menghendaki swab test mandiri, juga diperbolehkan.

“Kita masih mempunyai stok swab test untuk 12.000 orang, sehingga masih menjangkau untuk perkantoran,” jelasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banyumas, Sadiyanto, mengatakan, sampai hari ini total kasus positif Covid-19 di wilayah Banyumas mencapai 288 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 48 orang masih menjalani perawatan di beberapa rumah sakit, 233 orang dinyatakan sembuh dan yang meninggal dunia ada 7 orang.

Swab test massal masih terus kita lakukan dan sekarang sudah mencapai sekitar 8.000 orang,” pungkasnya.

Lihat juga...