‘Touring’ Mobil Kuno di Bali Tandai Tatanan Kehidupan Era Baru

Editor: Makmun Hidayat

DENPASAR — Pemerintah Provinsi Bali secara resmi menerapkan protokol tatanan kehidupan era baru. Kegiatan ini ditandai dengan digelarnya kegiatan touring keliling Bali yang diikuti oleh ratusan mobil tua.

Gubernur Bali, Wayan Koster mengatakan, hal ini sesuai dengan Surat Edaran No. 3355 Tahun 2020 tentang Protokol Tatanan Kehidupan Era Baru yang mana 14 sektor yang mencakup penyelenggaraan kegiatan pemerintahan, pelayanan publik, serta usaha sektor jasa dan perdagangan termasuk pariwisata.

Koster juga menjelaskan, melakukan aktivitas dalam kaitan dengan pelaksanaan new normal selaras dengan pola pembangunan berencana semesta berencana.

“Tanggal 9 Juli 2020 ini merupakan hari baik yang telah kita pilih bersama. Agar tahapan pertama bisa berjalan dengan baik. Dalam kaitan dengan itu, saya sangat Kegiatan ini dipimpin langsung Wagub berkeliling menyosialisasikan tatanan hidup baru,” ujarnya saat melepas rombongan Tour the Bali dalam rangka sosialisasi protokol tatanan kehidupan era baru di halaman kantor Gubernur Bali, Kamis, (9/7/2020).

Koster menambahkan, khusus sektor pariwisata, dibagi menjadi tiga tahap, yang mana tahap pertama yaitu pada hari ini Kamis, (9/7/2020) akan dibuka untuk wisatawan lokal Bali. Artinya sektor pariwisata dibuka secara terbatas untuk masyarakat lokal dengan menerapkan protokol tatanan kehidupan era baru.

Untuk tahap kedua, akan dibuka untuk wisatawan domestik pada akhir Juli mendatang. Sementara untuk wisatawan internasional akan direncanakan dibuka pada September mendatang.

“Semua akan dievaluasi setiap tahap dan kita harap semua berjalan dengan baik Saya resmikan acara protokol tatanan kehidupan era baru di Pemprov hari ini, kita harap berjalan dengan baik,” imbuhnya.

Dalam Surat Edaran No. 3355 Tahun 2020 tentang Protokol Tatanan Kehidupan Era Baru yang mana di dalamnya juga mendorong penggunaan transaksi secara non-tunai sebagai tatanan kehidupan yang baru.

Kegiatan touring yang diikuti oleh sekitar 150 mobil kuno tersebut juga bertujuan untuk memantau persiapan penerapan non-tunai di sektor pariwisata sekaligus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat terkait protokol tatanan kehidupan era baru termasuk transaksi pembayaran non-tunai.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Trisno Nugroho saat meresmikan pasar rakyat berbasis digital, Kamis (9/7/2020). -Foto: Sultan Anshori

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Trisno Nugroho menjelaskan, “Road to Penerapan Tatanan Kehidupan Bali Era Baru” sebagai salah satu upaya mendukung pemulihan ekonomi Bali khususnya Sektor Pariwisata melalui implementasi protokol safety, health, dan cleanliness termasuk dalam hal bertransaksi.

Disebutkan, selain pemantauan dan sosialisasi di sektor pariwisata, rangkaian touring juga menyasar sektor perdagangan UMKM untuk mendorong ekonomi lokal yang berlokasi di Taman Kota Singaraja.

“Kawasan Kuliner Taman Kota Singaraja yang memiliki 50 pedagang UMKM telah menerapkan transaksi pembayaran berbasis digital dengan menggunakan QRIS. Penggunaan QRIS ini sejalan dengan protokol tatanan kehidupan era baru yang menonjolkan pentingnya physical distancing.  Sehubungan dengan hal tersebut, Kawasan Kuliner Taman Kota Singaraja akan diresmikan sebagai Kawasan Kuliner Berbasis Digital,” kata Trisno.

Menurutnya, berdasarkan data, hingga 3 Juli 2020, jumlah merchant QRIS di wilayah Provinsi Bali telah mencapai 101.200 merchant di mana 6.346 diantaranya tersebar di Kabupaten Buleleng. Harapannya, melalui peresmian ini akan semakin mendorong percepatan dan perluasan penggunaan QRIS di Bali dan khususnya di Kabupaten Buleleng.

Nantinya, kegiatan touring akan diakhiri di lokasi wisata Danau Beratan Kabupaten Tabanan yang juga sudah menerapkan protokol tatanan kehidupan era baru termasuk penggunaan transaksi non-tunai berbasis digital menggunakan QRIS untuk tiket masuk dan dana punia di Pura Ulun Danu Beratan.

Menurutnya, semua rangkaian kegiatan touring yang meliputi 4 kota kabupaten ini menunjukkan bahwa Bali siap menerapkan tatanan kehidupan era baru termasuk penggunaan transaksi secara digital (QRIS).

“Kegiatan ‘Road to Penerapan Tatanan Kehidupan Bali Era Baru’ akan dilanjutkan dengan kegiatan lainnya untuk meyakini bahwa Bali siap era baru di semua sektor khususnya di sektor pariwisata,” tandas Trisno Nugroho.

Dalam kegiatan ini, rombongan juga  melakukan pembagian masker dan faceshield kepada seluruh pedagang UMKM di kawasan tersebut. Selain itu, untuk menunjukkan kepedulian kepada masyarakat, pada kesempatan tersebut Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Bali, Bank Mandiri, BTN, BNI dan Bank Syariah Mandiri membagikan 550 paket sembako kepada Pemerintah Kabupaten Buleleng.

Lihat juga...