Tahun Ini Gunung Kidul Targetkan Luas Tanam Kacang Hijau 200 Hektare

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Gunung Kidul, Bambang Wisnu Broto, melakukan penanaman perdana kacang hijau di Pedukuhan Putat Wetan, Kalurahan Patut, Kapanewon Patuk – foto Ant

GUNUNG KIDUL – Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menargetkan luas tanam kacang hijau pada musim tanam ketiga tahun 2020 ini seluas 200 hektare.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Gunung Kidul, Bambang Wisnu Broto mengatakan, di tahun ini pihaknya memberikan bantuan benih kacang hijau dengan target luas tanam 200 hektare. “Bantuan benih disiapkan untuk lahan seluas 200 hektare. Lokasi penanaman di 18 kapanewon (kecamatan) yang ada di Gunung Kidul,” kata Bambang Wisnu saat melakukan penanaman perdana kacang hijau di Pedukuhan Putat Wetan, Kalurahan Patut, Kapanewon Patuk, Rabu (29/7/2020).

Menurutnya, kacang hijau menjadi jenis bahan pangan yang tepat ditanam pada musim kemarau atau musim tanam ketiga. Penanganan tanaman kacang hijau cukup mudah dilakukan, masa tanam pendek dan tidak membutuhkan banyak air.

Di sisi lain, harga jual hasil panen juga tergolong tinggi. Berdasarkan data Dinas Pertanian dan Pangan Gunung Kidul, satu kilogram kacang hijau dihargai Rp15 ribu hingga Rp25 ribu. “Tanaman kacang hijau ini tidak membutuhkan air yang banyak, dan perawatan yang rumit. Petani hanya tinggal memberi pupuk, dan cukup air maka akan berbuah lebat,” jelasnya.

Bambang optimitis, hasil panen kacang hijau di Gunung Kidul bisa optimal dan bisa meningkatkan pendapatan petani. “Harapannya, produktivitas dari kacang hijau mencapai 1,3 ton per hektare,” harapnya.

Ketua Gapoktan Harapan Jaya Putat, Paija mengakui, baru pertama kali mencoba menanam kacang hijau. Selama ini, ia bersama petani lainnya menanam jagung hingga berbagai jenis kacang lain. “Kami memilih kacang hijau karena ketersediaan air hanya sedikit. Kacang hijau ini tidak membutuhkan air banyak dan perawatan sangat mudah,” jelasnya. (Ant)

Lihat juga...