Objek Wisata di Jogja Terapkan Protokol Kesehatan Secara Ketat

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

YOGYAKARTA — Memasuki masa new normal, sejumlah lokasi wisata di Yogyakarta mulai melakukan uji coba untuk menerima kembali pengunjung/wisatawan sejak awal Juli 2020. Salah satunya adalah wisata keluarga dan edukasi Jogja Exotarium di dusun Mulungan Kulon, desa Sendangadi, kecamatan Mlati, kabupaten Sleman, Yogyakarta.

Pemilik Jogja Exotarium, Akbar Taruna saat memberikan keterangan, Minggu (12/7/2020). Foto: Jatmika H Kusmargana

Kebun binatang mini atau mini zoo ini nampak telah sepenuhnya siap dalam menjalankan protokol kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah di masa new normal. Selain melengkapi fasilitas tambahan seperti wastafel untuk cuci tangan, pihak pengelola juga telah membuat jalur khusus bagi pengunjung guna penerapan phisical distancing.

“Selama pandemi kita fokus melakukan pembenahan. Pembersihan kita lakukan di semua arena. Termasuk penataan wahana satwa. Sebanyak 40 wastafel kita siapkan untuk cuci tangan pengunjung. Kita juga memasang spanduk dan banner berisi imbauan agar selalu memakai masker, cuci tangan, serta menjaga jarak antar kelompok pengunjung,” ujar pemilik Jogja Exotarium Akbar Taruna, belum lama ini.

Akbar menggunakan, salah satu persiapan yang juga dilakukan adalah membuat jalur atau rute bagi setiap pengunjung. Rute yang dibuat dengan tanda anak panah ini berfungsi sebagai pemandu bagi setiap pengunjung yang datang ke Jogja Exotarium. Yakni dari satu wahana ke wahana yang lain. Diharapkan adanya rute ini dapat meminimalisir kontak fisik antar setiap kelompok pengunjung.

“Yang kita tekankan adalah social distancing atau phisical distancing antara satu kelompok pengunjung dengan kelompok pengunjung lainnya. Diharapkan dengan rute ini mereka bisa saling menjaga jarak satu sama lain,” ungkapnya.

Guna memastikan seluruh kawasan Jogja Exotarium bebas dari virus, pihak pengelola juga rutin melakukan penyemprotan disinfektan di setiap sudut lokasi anena wisata. Termasuk melengkapi semua karyawan dengan APD, termo gan, sarung tangan, serta handsanitizer. Setiap pengunjung yang hendak masuk ke lokasi wahana juga wahib dites suhu badannya. Jika dinilai tidak normal maka pengunjung dilarang masuk dan diminta ke rumah sakit atau puskesmas terdekat.

“Pengunjung bisa membayar tiket masuk dengan uang elektronik. Jikapun dengan uang cash, seluruh uang kembalian dijamin steril karena telah kita semprot dengan disinfektan. Jadi tidak perlu khawatir,” katanya.

Meski baru buka beberapa hari, antusiasme pengunjung nampak terlihat dengan adanya wisatawan yang datang ke mini zoo Jogja Exotarium ini. Pihak pengelola sendiri membatasi jumlah kunjungan separuh dari jumlah kunjungan biasanya. Termasuk membatasi pengunjung yang berasal dari luar daerah.

“Untuk sementara kita hanya menerima pengunjung dari Jogja dan Jawa Tengah saja. Untuk tiketnya, di masa uji coba atau promosi ini hanya Rp15ribu. Karena tiket normal pada hari biasa Rp20ribu,” pungkasnya.

Lihat juga...