Dibuka Agustus Mendatang, Merapi Garden akan Batasi Jumlah Pengunjung

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

BOYOLALI — Meski pemda setempat telah mengijinkan pembukaan lokasi wisata alam sejak pertengahan Juli kemarin, namun Koperasi Sahabat Damandiri Sejahtera Samiran memutuskan baru akan membuka kembali lokasi wisata Taman Bunga Merapi Garden Selo Boyolali Jawa Tengah pada awal Agustus mendatang.

Pembukaan kembali lokasi wisata yang dibangun Yayasan Damandiri sejak 2018 lalu untuk menumbuhkan ekonomi di sektor pariwisata itu, baru dilakukan untuk memastikan kesiapan seluruh elemen, baik itu pengelola maupun warga sekitar, dalam menerima wisatawan di masa new normal.

Manager Umum Koperasi Sahabat Damandiri Sejahtera Samiran, Bayu Pramana mengatakan, adanya pandemi Covid-19 memang membuat pihak pengelola harus memastikan pengoperasian kembali Taman Bunga Merapi Garden dengan menerapkan protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah.

“Sebenarnya surat edaran dari pemerintah yang mengijinkan pembukaan kembali tempat wisata alam yang dikelola pihak swasta, sudah keluar sejak pertengahan Juli kemarin. Namun kita baru akan membuka Taman Bunga pada 1 Agustus nanti untuk memastikan semuanya siap,” ujarnya Selasa (28/07/2020).

Bayu menyebut saat ini pihaknya telah sepenuhnya siap untuk membuka kembali objek wisata Taman Bunga Merapi Garden yang terletak di Desa Cerdas Mandiri Lestari Samiran. Berbagai persiapan pun telah dilakukan sejak jauh-jauh hari. Mulai dari menambah sejumlah fasilitas pendukung hingga menyiapkan seluruh tenaga/SDM yang ada.

“Kita sudah menambah sejumlah fasilitas baru seperti wastafel atau tempat cuci tangan bagi wisatawan di sejumlah titik strategis. Menyiapkan masker dan handsanitizer bagi pengunjung. Termogan untuk mengecek suhu tubuh. Hingga melengkapi seluruh karyawan dengan APD berupa faceshield,” jelasnya.

Tak hanya itu, untuk mencegah terjadinya kerumunan di lokasi wisata, Koperasi Sahabat Damandiri Sejahtera Samiran selaku pengelola Taman Bunga Merapi Garden juga akan menerapkan social distancing bagi pengunjung/wisatawan. Hal itu dilakukan dengan membatasi jumlah pengunjung yang masuk ke lokasi wisata Taman Bunga.

“Rencananya nanti pengunjung/wisatawan yang masuk hanya kita batasi 30-50 orang saja. Tidak boleh lebih. Mereka akan kita beri waktu sekitar 1 jam untuk berada di dalam area lokasi wisata Taman Bunga. Setelah 1 jam mereka harus keluar sehingga bisa gantian dengan pengunjung/wisatawan lainnya,” katanya.

Dengan penerapan protokol kesehatan tersebut, diharapkan potensi penyebaran virus Corona dapat dicegah dan diminimalisir. Sementara objek wisata Taman Bunga Merapi Garden juga bisa menerima kembali pengunjung/wisatawan sehingga dapat berkontribusi dalam memberikan pemasukan baik bagi Koperasi maupun warga Desa Cerdas Mandiri Lestari Samairan.

Lihat juga...